Media Warga+62.My.id - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Halim Sanusi, Sabtu (29/08/2026). DPD Persatuan Ummat Islam PUI Kota Tasikmalaya menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri jajaran pengurus dan anggota PUI se-Kota Tasikmalaya.
Acara ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat cinta kepada Rasulullah SAW di tengah masyarakat.
Kegiatan dimulai sejak subuh dengan shalat berjamaah. Dilanjutkan pembacaan Deba Barzanji, Mahalul Qiyam, dan Tausiyah Agama.
Sebagai penceramah, PUI menghadirkan KH. Abdul Hamid, Pimpinan Pondok Pesantren Gunung Roay. Tausiyah yang disampaikan menyentuh hati jamaah dan mengingatkan tentang keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir mewakili Pemerintah Kota Tasikmalaya Plt. Asisten Daerah I Drs. Ade Hendar, M.M, Danramil Tawang, Kapolsek Tawang, Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, perwakilan Baznas Kota Tasikmalaya Hamim, Direktur Operasional BPrs Almaddinah, Ichwan Shafa,guru kelas serta para tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Kajian Rutin Jadi Wadah Dakwah
Ketua Umum DPD PUI Kota Tasikmalaya, Drs. H. Furkon Wahidin, http://M.Pd, menjelaskan bahwa pengajian seperti ini sudah menjadi agenda rutin PUI.
“Kami memiliki dua agenda besar. Setiap hari Minggu dilaksanakan kajian di Masjid Halim Sanusi. Sementara setiap Sabtu ke-5 kami gelar di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Dan tahun ini, Sabtu ke-5 itu bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi, sehingga kami rangkai menjadi satu kegiatan besar,” ujar Furkon.
Menurutnya, peringatan Maulid bukan hanya seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah.
“Kami berharap, khususnya generasi muda, bisa menjadikan akhlak mulia Rasulullah sebagai pedoman. Jujur, amanah, peduli sesama, dan cinta tanah air adalah nilai-nilai yang harus terus kita hidupkan,” tegas Furkon.
Harapan dan Kebersamaan
Dalam sambutannya, Plt. Asda I Ade Hendar mengapresiasi peran PUI yang aktif dalam pembinaan umat dan kegiatan sosial keagamaan di Kota Tasikmalaya. Ia menyebut sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah penting untuk menjaga kerukunan.
Peringatan Maulid ini juga menjadi ajang silaturahmi. Jamaah yang hadir tidak hanya dari pengurus inti, tetapi juga dari ranting-ranting PUI di berbagai kecamatan.
Melalui lantunan shalawat dan kisah perjalanan Nabi, para peserta diajak meresapi kembali perjuangan Rasulullah dalam menegakkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dengan semangat Maulid, PUI Kota Tasikmalaya berharap umat semakin kuat dalam iman, semakin erat dalam ukhuwah, dan semakin siap menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi masyarakat.***
