250 Perempuan Pelaku UMKM di Banjar Dapat "Vitamin" Usaha dari PNM Tasikmalaya


Media Warga+62.My.id – Aula Somahna Banjar Dibuana penuh sesak. Sabtu (12/9/2026), ratusan perempuan pengusaha mikro berkumpul dengan wajah penuh semangat. Di tengah tekanan ekonomi, mereka membuktikan bahwa peran ibu bukan hanya mengurus rumah, tapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga.

Momen itu terjadi dalam gelaran *Penguatan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar* yang digagas PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tasikmalaya. Mengusung tema “Perempuan Berdaya, UMKM Naik Kelas, Bersama PNM Menuju Ekonomi Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi wadah belajar sekaligus memotivasi 250 nasabah perempuan PNM se-Kota Banjar.

Suasana makin hidup dengan adanya bazar mini. Sebanyak 19 pelaku UMKM binaan memamerkan produk unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga fashion. Karya-karya tersebut langsung menarik perhatian tamu undangan.

Acara ini juga dihadiri unsur pemerintah dan lembaga keuangan. Tampak hadir Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar Hj. Sri Sobariah, Sekretaris Dinas Tatang, Kabid Herti Kartikawati, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, serta perwakilan BRI, BRI Life, BRINS, dan Pegadaian Banjar. 

Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Banjar.

Pemimpin Cabang PNM Tasikmalaya, Ara Koswara, menegaskan PNM tidak hanya fokus pada penyaluran pembiayaan. Pendampingan dan pelatihan menjadi kunci agar nasabah bisa tumbuh mandiri.

“Alhamdulillah PKU Akbar di Banjar berjalan lancar. Saat ini PNM di Kota Banjar sudah membina 101 ribu nasabah dengan total penyaluran mencapai Rp312 miliar,” ungkap Ara.

Ia menambahkan, ke depan PNM menargetkan menambah jumlah nasabah serta memperluas akses modal. “UMKM Banjar punya semangat dan potensi besar. Kami optimis produk-produk di sini bisa naik kelas, bahkan tembus pasar internasional,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar, Hj. Sri Sobariah. Ia menilai program PNM sangat selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam memberdayakan perempuan.

“Kami berharap PNM terus hadir tidak hanya lewat pembiayaan, tapi juga lewat pemberdayaan. Ketika perempuan mandiri secara finansial, maka kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi Banjar akan terdongkrak,” kata Sri.

Rangkaian PKU Akbar tidak hanya berisi materi bisnis. Peserta juga disuguhi hiburan dan pembagian doorprize yang membuat suasana makin meriah. Hingga acara berakhir sekitar pukul 01.00 WIB, keceriaan masih terlihat jelas di wajah para peserta.

Mereka pulang dengan semangat baru, ilmu baru, dan tekad untuk membuat usaha mereka semakin maju. Dari dapur rumah hingga panggung UMKM, para perempuan Banjar siap naik kelas.(Vhie)***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama