Media Warga+62.My.id - Di sela padatnya agenda sebagai anggota DPRD, Hj. Nurjanah dari Fraksi PPP Komisi III Kota Tasikmalaya tetap menyempatkan hadir memenuhi undangan warga. Politisi PPP itu datang ke resepsi pernikahan di Kampung Nagrog, Jalan Situgede, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Rabu (19/8/2026).
Acara yang digelar meriah itu menyatukan dua keluarga besar. Teri Petriyana, putra dari Bapak Ali Ruhimat dan Ibu Elin Herlina almarhumah, dipersunting Rifa Nur Afifa, putri dari Bapak Apip Syarifudin dan Ibu Neneng Nuraeni.
Suasana Hangat Penuh Kekeluargaan
Pantauan di lokasi, resepsi berlangsung dalam suasana bahagia dan penuh keakraban. Hj. Nurjanah hadir bersama suami, H. Nanang Suhara yang juga menjabat Kepala DPPKBP3A Kota Tasikmalaya.
Kedatangan keduanya disambut hangat tuan rumah dan warga setempat. Sambil bersalaman dan berbincang, Hj. Nurjanah tampak larut dalam suasana kekeluargaan masyarakat Linggajaya.
Kehadiran anggota dewan di tengah warga ini dinilai sebagai bentuk kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya.
“Ini wujud kepedulian dan silaturahmi. Kami ingin terus dekat dengan masyarakat, apalagi dalam momen-momen penting seperti pernikahan,” kata Hj. Nurjanah.
Titip Pesan Sakinah untuk Pengantin
Wajah cerah tampak dari pasangan pengantin Teri dan Rifa beserta keluarga besar saat menyambut kedatangan Hj. Nurjanah dan suami. Momen itu menjadi doa bersama agar pernikahan berjalan lancar dan langgeng.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nurjanah menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Ia juga mendoakan agar Teri dan Rifa menjadi keluarga yang bahagia dan diberkahi.
“Pernikahan itu ikatan suci. Harus dijaga dengan komitmen dan tanggung jawab bersama. Mudah-mudahan rumah tangga yang dibangun menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah,” pesannya.
Ia menekankan, kunci keharmonisan rumah tangga ada pada saling pengertian, komunikasi, dan menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Rakyat yang Dekat dengan Warga
Bagi Hj. Nurjanah, hadir di undangan warga bukan sekadar seremonial. Menurutnya, momen seperti ini penting untuk mendengar langsung kondisi masyarakat di dapilnya.
“Selain menjalankan tugas di dewan, kami juga punya kewajiban sosial. Hadir di tengah warga, ikut senang dan ikut mendoakan, itu bagian dari pengabdian,” ujarnya.
Suasana resepsi ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Warga berharap kehadiran Hj. Nurjanah bisa menjadi penyemangat bagi pasangan baru untuk memulai kehidupan rumah tangga.
Dengan semangat kebersamaan itu, pernikahan Teri dan Rifa tidak hanya menjadi kebahagiaan dua keluarga, tetapi juga dirasakan hangat oleh masyarakat Nagrog dan sekitarnya.***
