RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya Rayakan Milangkala ke-101, Genjot Layanan Cathlab dan Dialisis

Media Warga+62.My.id – Rumah Sakit Umum Daerah RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya genap berusia 101 tahun hari ini, Rabu (15/07/2026). Perayaan Milangkala ke-101 ini menjadi momentum bagi jajaran manajemen untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat.

Direktur RSUD dr. Soekardjo dr. Budi Tirmadi mengatakan, usia lebih dari satu abad bukan sekadar angka. Ini menjadi pengingat bahwa rumah sakit harus terus beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan profesionalisme.

"Di usia ke-101 tahun ini, kami berkomitmen penuh agar RSUD dr. Soekardjo dapat melayani masyarakat Kota Tasikmalaya secara lebih profesional, responsif, dan berkualitas," ujar dr. Budi di sela acara peringatan.

Cathlab Resmi Beroperasi, Bidik Kerja Sama BPJS

Salah satu inovasi besar yang sedang digarap RSUD dr. Soekardjo adalah pengembangan Layanan Cathlab atau Laboratorium Kateterisasi. Fasilitas ini berfungsi untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Saat ini layanan cathlab sudah mulai beroperasi. Namun untuk tahap awal baru melayani pasien umum. 

"Kami sedang mengajukan proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Harapannya, layanan jantung ini segera bisa diakses oleh seluruh masyarakat, tidak hanya pasien umum," jelas dr. Budi.

Hadirnya cathlab diharapkan mengurangi rujukan pasien jantung ke luar kota. Dengan begitu, penanganan bisa lebih cepat dan biaya yang dikeluarkan pasien juga lebih ringan.

Kapasitas Dialisis Ditingkatkan

Selain jantung, RSUD juga fokus mengembangkan Pelayanan Dialisis atau cuci darah. Kapasitas ruang dan jumlah mesin terus ditambah agar dapat menampung lebih banyak pasien gagal ginjal yang membutuhkan perawatan rutin.

Peningkatan juga dilakukan pada mutu pelayanan. Tujuannya agar pasien merasa lebih nyaman selama menjalani terapi yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

"Pasien dialisis ini butuh perawatan jangka panjang. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan layanan yang tidak hanya memadai secara medis, tapi juga manusiawi," tambahnya.

Sinergi untuk Menjadi Rujukan Priangan Timur

Melalui Milangkala ke-101, dr. Budi berharap sinergi antara RSUD, pemerintah daerah, BPJS, tenaga kesehatan, dan masyarakat semakin erat. 

Visi besar RSUD dr. Soekardjo adalah menjadi rumah sakit rujukan yang andal dan profesional di wilayah Priangan Timur. Untuk mencapai itu, manajemen terus mendorong pelatihan SDM, pengadaan alat kesehatan modern, dan perbaikan sistem pelayanan.

Perayaan hari jadi tahun ini berlangsung sederhana namun khidmat. Seluruh jajaran direksi, dokter, perawat, dan karyawan hadir untuk memanjatkan doa bersama demi kemajuan rumah sakit.

Dengan usia yang sudah menginjak 101 tahun, RSUD dr. Soekardjo membuktikan konsistensinya sebagai salah satu rumah sakit tertua di Jawa Barat yang tetap relevan dan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

"Semoga di usia baru ini, kami bisa memberikan manfaat yang lebih besar lagi untuk kesehatan masyarakat Tasikmalaya," pungkas dr. Budi.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama