Sultan Kacirebonan Kunjungi Tasikmalaya, Diky Candra Terima Pin Kesultanan dan Dukung Pelurusan Sejarah


Media Warga+62.My.Id – Gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya di Komplek Gebu, Singaparna, Senin 1 Mei 2026, kedatangan tamu kehormatan. Pangeran Abdul Gani Natadiningrat S.E, Sultan Keraton Kacirebonan ke-9, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Tasikmalaya.

Rombongan Sultan Kacirebonan disambut hangat Bupati Tasikmalaya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Plh. Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara. Kehadiran tokoh dari Kesultanan Cirebon ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan kultural dan sejarah antarwilayah.

Dalam suasana penuh keakraban, Sultan Kacirebonan menyematkan pin Kesultanan Cirebon kepada Diky Candra. Penyematan pin tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus pengikat tali silaturahmi antara Kesultanan Cirebon dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Silaturahmi diisi dialog santai membahas sejarah Tasikmalaya secara umum. Diskusi berlangsung hangat dan terbuka. Atas nama sejarah dan budaya, Diky Candra menyambut baik keinginan Bupati Tasikmalaya dan pihak Kesultanan untuk menelusuri kembali sejarah Kabupaten Tasikmalaya. Menurutnya, pelurusan sejarah kabupaten akan berdampak pula pada Kota Tasikmalaya.

“Sejarah itu milik bersama. Jika kita luruskan dengan niat baik, hasilnya juga untuk kebaikan bersama,” ujar Diky usai pertemuan. Ia menekankan pentingnya proses pelurusan sejarah dilakukan dengan cara yang tidak emosional, hati-hati, serta penuh kesabaran.

Diky mengakui, perbedaan pandangan soal sejarah kerap muncul. Namun ia mengajak semua pihak menyadari tujuan utamanya adalah kemaslahatan bersama. “Mari kita luruskan dengan cara yang ma’ruf, bukan emosional. Dengan dialog, dengan data, dan dengan kepala dingin,” tegasnya.

Kunjungan Sultan Kacirebonan ke-9 ini dinilai strategis. Cirebon dan Tasikmalaya memiliki kedekatan historis yang panjang. Banyak jejak peradaban dan budaya yang saling bertaut. Upaya menggali kembali benang merah sejarah diharapkan memperkuat identitas daerah sekaligus memperkaya khazanah budaya di Priangan Timur.

Bupati Tasikmalaya mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia berharap silaturahmi ini menjadi pintu masuk kolaborasi budaya yang lebih luas, termasuk riset bersama, pertukaran naskah kuno, hingga festival budaya.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Pin Kesultanan Cirebon yang kini tersemat di dada Diky Candra menjadi pengingat bahwa merawat sejarah adalah tugas lintas generasi, yang harus dijalankan dengan akal sehat dan hati yang lapang.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama