Sambut 10 Muharam,3 DKM di Citerewes Berkolaborasi Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa


Media Warga+62.My.id – Menyambut 10 Muharam 1448 Hijriyah yang dikenal sebagai Hari Asyura, 3 DKM yang ada di wilayah Citerewes menggelar kegiatan Santunan Yatim dan Dhuafa di Madrasah Al Bayyinah, Citerewes, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu malam, (24,Juni,2026).

Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti halaman madrasah sejak ba’da Isya. Puluhan anak yatim dan dhuafa dari lingkungan sekitar hadir bersama para orang tua dan warga. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah yang mengupas keutamaan 10 Muharam sebagai momentum memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama.

Ketua Panitia Pelaksana, Yuna Lestari,S.Pd, mengatakan santunan ini merupakan agenda rutin tahunan Yayasan Al Bayyinah. “Setiap 10 Muharam kami istiqamah menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa. Ini bentuk kepedulian sekaligus syiar bahwa Islam mengajarkan untuk memuliakan mereka,” ujarnya.

Dalam dua tahun ini, lanjut dia, tiga lembaga DKM, diantaranya DKM, Nurul Iman, Al Bayyinah, Nurul Ihsan,digabungkan dalam kegiatan yang sama, dengan sumber dana dari uang kencleng mingguan dan para donatur.

Paket santunan yang diberikan berupa uang tunai dan bingkisan kebutuhan pokok dan peralatan sekolah. 

" Alhamdulillah tahun ini kami menyalurkan titipan santunan dari donatur kepada 33 anak yatim dan 24 dhuafa yang ada di wilayah Bungursari" ungkapnya.

Yuna berharap bantuan tersebut bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan berprestasi.

“Semoga santunan ini meringankan beban, menambah kebahagiaan, dan menjadi wasilah keberkahan bagi semuanya,” tambahnya.

Dalam tausiyahnya, ust.Endang Beni, mengingatkan jamaah bahwa 10 Muharam adalah hari istimewa. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya memperbanyak puasa, sedekah, serta menyantuni anak yatim pada hari Asyura.

“Siapa yang mengusap kepala anak yatim di hari Asyura, Allah akan mengangkat derajatnya sebanyak helai rambut yang diusap,” pesan penceramah, mengutip hadis.

Yuna juga menyampaikan terima kasih kepada para dermawan dan agniya yang telah menyisihkan sebagian hartanya. Menurutnya, tanpa dukungan donatur, kegiatan santunan tidak akan berjalan lancar setiap tahun.

“Ini amanah dari para muhsinin. Kami hanya perantara untuk menyampaikan kepada yang berhak,” ucapnya.

Ditempat sama, Ketua RW 03 Citerewes, Bambang Utaryana, mengapresiasi semangat dan kekompakan warga dalam melaksanakan acara santunan ini.

" Kami berharap kedepannya, jumlah santunan lebih banyak lagi, sehingga jumlah penerima lebih meluas dan dirasakan dampak manfaatnya" ucap Bambang.

Mewakili DKM,Endang Abdul Gopur, S.Pd.I, M.Ag, merasa bersyukur karena DKM masih konsisten melaksanakan kegiatan 10 Muharam dan satunan anak yatim dan dhuafa.

Salah satu orang tua penerima santunan, Lia, menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia yang telah peduli dan memberikan santunan, tampak bahagia usai menerima bingkisan.

" Saya ucapkan terima kasih atas santunannya, ini sangat berharga bagi kami, semoga apa yang diberikan menjadi pahala berlipat ganda,” ucapnya dengan suara tersendu menahan tangis.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan para donatur, dan kemudahan rezeki bagi seluruh kaum muslimin. Para pengurus Yayasan Al Bayyinah berkomitmen melanjutkan tradisi santunan ini, sekaligus mengajak masyarakat luas untuk tidak melewatkan keutamaan 10 Muharam dengan berbagi.

Dengan semangat “memuliakan yatim, mengangkat derajat dhuafa”, Yayasan Al Bayyinah berharap gerakan kepedulian ini menular ke berbagai elemen masyarakat Tasikmalaya, sehingga syiar Muharam tidak hanya menjadi ritual, tetapi juga aksi nyata menebar manfaat.***


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama