Ribuan Warga Cikareo Purbaratu Meriahkan Pawai Ta’aruf MDTU Mathbaul Fallah


Media Warga+62.My.id – Suasana Minggu pagi 21 Juni 2026 di Purbaratu, Kota Tasikmalaya, berubah meriah. Ribuan warga Cikareo tumpah ruah mengikuti Pawai Ta’aruf yang digelar MDTU Mathbaul Fallah, Lebaksari. Jalanan dipenuhi warna-warni atribut, spanduk, dan suara tabuhan rebana yang mengiringi langkah peserta.

Sejak pukul 07.00 WIB, peserta dari berbagai usia mulai memadati titik kumpul. Santri mengenakan busana muslim seragam, ibu-ibu membawa umbul-umbul, bapak-bapak kompak dengan kopiah putih, hingga anak-anak yang antusias membawa hiasan tangan. Yel-yel Islami menggema, menandakan semangat menyambut Akhirussanah.

Pawai dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara. Didampingi tokoh masyarakat dan pengurus yayasan, Diky mengibarkan bendera start diiringi tepuk tangan warga. 

“Luar biasa. Ini bukti kekompakan warga Purbaratu. Semangatnya menular,” ujarnya sebelum melepas rombongan.

Ketua Panitia Pelaksana, Dodo Agus Nurjama, S.Pd, menjelaskan pawai ini menjadi pembuka rangkaian Akhirussanah MDTU Mathbaul Fallah. 

“Kegiatan akan berlangsung lima hari ke depan. Isinya beragam, semua bernuansa Islam. Ada berbagai lomba, sampai tablig akbar,” kata Dodo.

Menurut Dodo, tujuan utama pawai bukan sekadar memeriahkan kelulusan. Lebih dari itu, ia ingin menjadikan kegiatan ini sebagai pemantik semangat belajar santri sekaligus menguatkan peran orang tua. 

“Kami berharap acara ini memotivasi peserta didik untuk terus menuntut ilmu. Juga memotivasi orang tua agar makin kompak, saling mendukung, dan mempererat silaturahmi antar warga,” jelasnya.

Sepanjang rute, warga berjejer di pinggir jalan menyambut peserta. Banyak yang mengabadikan momen dengan ponsel. Tak sedikit warung dadakan buka, menambah semarak suasana. Petugas dari kelurahan dan Linmas berjaga untuk memastikan pawai berjalan tertib.

Diky kembali mengapresiasi antusiasme warga. “Kegiatan seperti ini harus dijaga. Selain syiar Islam, ini juga modal sosial yang kuat. Kekompakan warga adalah energi positif untuk pembangunan,” tuturnya.

Bagi warga Cikareo, pawai ini bukan hanya tradisi tahunan. Ia adalah ruang silaturahmi, tempat menanam nilai, dan bukti bahwa semangat kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat.

Rangkaian Akhirussanah akan berlanjut hingga Kamis mendatang. Panitia memastikan seluruh kegiatan terbuka untuk umum, agar syiar dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh warga Purbaratu dan sekitarnya.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama