Petani Mangkubumi Kesulitan Air, Diky Candra Bersama Kadis DKP3 Temui BBWS Citanduy Cari Solusi


Media Warga+62.My.id – Menindaklanjuti keluhan petani di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, terkait berkurangnya pasokan air akibat revitalisasi Sungai Cikunten, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara turun langsung ke lapangan. 

Didampingi Kepala Dinas DKP3 Kota Tasikmalaya Ely Suminar dan sejumlah Penyuluh Pertanian Lapangan, Diky menyambangi Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy di Jl. Ir. Soetami, Kota Banjar, Kamis, 25 Juni 2026.

Kunjungan tersebut tak sekadar silaturahmi. Fokus utama adalah membahas dampak revitalisasi Sungai Cikunten terhadap jaringan irigasi pertanian sekaligus merumuskan solusi jangka pendek dan panjang.

“Peran kami di sini menjembatani Dinas Pertanian dan PPL agar bisa diskusi langsung dengan BBWS soal irigasi, distribusi air, serta antisipasi musim kemarau,” tegas Diky.

Ia menjelaskan, revitalisasi sungai memang penting untuk pengendalian banjir dan penataan kawasan. Namun di sisi lain, petani kini menghadapi tantangan memenuhi target produksi yang ditetapkan pemerintah pusat karena debit air ke sawah menurun.

“Yang pasti pertemuan berjalan baik. Insyaallah semua pihak saling bertukar informasi. Pertanian punya tanggung jawab capaian dari pusat, tapi petani juga kesulitan mencapai target panen akibat kekeringan,” ujarnya.

Hasil pertemuan menyepakati skema pengaturan air secara bergilir ke saluran-saluran irigasi pertanian. Dengan pola giliran itu, diharapkan sawah-sawah di Mangkubumi tetap mendapat pasokan air meski debit terbatas.

Pemkot Tasikmalaya juga berharap Kementerian PUPR dapat membantu menyampaikan kondisi di lapangan agar ada dukungan teknis maupun kebijakan lebih lanjut.

Diky menambahkan, kolaborasi BBWS, Pemkot, dan petani menjadi kunci. “Kami ingin revitalisasi tetap jalan, tapi produksi pangan juga aman. Jangan sampai petani jadi korban,” katanya.

Langkah cepat ini disambut positif para penyuluh dan kelompok tani. Mereka berharap jadwal giliran air segera disosialisasikan agar musim tanam tetap berjalan dan ancaman gagal panen bisa ditekan.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama