Media Warga+62.My.id – Suasana Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, berubah semarak pada Kamis (25 Juni 2026). Ribuan warga tumpah ruah mengikuti Pawai Ta’aruf yang digelar Yayasan Pondok Pesantren Al Istiqomah, Leuwibudah.
Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Haflah Akhirussanah SMP Terpadu Al Istiqomah dan TKA/TPA Al Istiqomah yang berlangsung tiga hari tiga malam.
Kepala SMP Terpadu Al Istiqomah, H. Agus Muslim,S.Pd.I, menjelaskan ragam acara telah disiapkan. Dimulai dengan doa bersama 10 Muharam, dilanjutkan pawai ta’aruf, pentas seni, hingga santunan anak yatim piatu.
“Malam Jumatnya kami isi dengan munajat alam semesta, dzikir bersama, serta baiat calon alumni Al Istiqomah,” ujar Agus Muslim di sela pelepasan peserta pawai.
Tahun ini, sebanyak 44 siswa SMP Al Istiqomah resmi menuntaskan pendidikan dan siap melanjutkan ke jenjang berikutnya. Agus menegaskan, Yayasan Al Istiqomah konsisten mencetak generasi berprestasi dengan mengedepankan nilai agama.
Motto yang diusung adalah “Kemajuan Dalam Kebersamaan Menciptakan Generasi Sholeh-Sholehah, Cerdas Akalnya, Ma’rifat Hatinya, dan Baik Perilakunya.”
Ia mengajak masyarakat mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Ponpes, SMP, maupun SMK Terpadu Islam Al Istiqomah. Soal biaya, Agus memastikan tidak ada pungutan SPP bulanan. “Orang tua hanya menyiapkan kebutuhan pribadi siswa,” jelasnya.
Lurah Cibunigeulis, Dennie Rafiudin, A.F, ST, hadir langsung dan melepas peserta pawai. Ia mengapresiasi kegiatan yang dinilai sejalan dengan program prioritas Kota Tasikmalaya, yakni Tasik Pintar dan Tasik Religi.
“Pesantren punya peran besar mencetak generasi Qurani dan membentuk karakter anak berakhlakul karimah. Ini kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia,” kata Dennie.
Pawai Ta’aruf berlangsung meriah. Barisan santri, siswa, guru, dan warga berjalan kaki menyusuri jalan utama Cibunigeulis sambil melantunkan shalawat. Atribut warna-warni, spanduk dakwah, serta drumband pelajar menambah semarak suasana.
Selain syiar, pawai juga menjadi ajang silaturahmi warga. Usai pawai, rangkaian Haflah Akhirussanah berlanjut dengan pentas seni menampilkan hadrah, marawis, pidato tiga bahasa, dan tahfidz Al-Qur’an.
Puncak acara akan diisi dengan munajat dan baiat alumni, sebagai simbol kesiapan para lulusan mengamalkan ilmu di masyarakat.
Dengan antusiasme ribuan warga dan dukungan pemerintah kelurahan, Haflah Akhirussanah Al Istiqomah tahun ini tak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah dan komitmen bersama membangun generasi Tasikmalaya yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.***
