Diky Candra Sambut Baik Kegiatan Workshop Pendidikan di Tasikmalaya, Dorong Penguatan Kepemimpinan Sekolah


Media Warga+62.My.id – Dunia pendidikan Kota Tasikmalaya mendapat suntikan energi baru. Anggota DPR RI Komisi XI, Ferdiansyah, menggelar Workshop Pendidikan bertema "Penguatan Ekosistem Kepemimpinan Sekolah Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam". Kegiatan dipusatkan di Hotel Horison, Kota Tasikmalaya, Sabtu, (20/06/2026).

Workshop ini menyasar ujung tombak pendidikan. Para kepala sekolah, pengawas, dan tenaga pengajar se-wilayah Tasikmalaya hadir memenuhi aula. Mereka duduk bersama membedah strategi membangun kepemimpinan sekolah yang kuat dan adaptif di era pembelajaran mendalam.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Diky mengaku kagum dengan konsistensi Ferdiansyah membawa program kementerian ke Tasikmalaya.

“Sebagai anggota DPR RI, Pak Ferdy memang paling rajin buat acara bersama kementerian di kota kita. Ini bukti perhatian beliau ke pendidikan Tasikmalaya luar biasa,” ujar Diky.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada narasumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikdasmen. Kepada peserta, Diky berpesan agar menyimak serius seluruh materi.

“Ini kesempatan langka. Serap ilmu dan masukan dari Kemendikdasmen. Bawa pulang ke sekolah, lalu terapkan. Kepemimpinan kepala sekolah menentukan arah mutu pendidikan,” tegasnya.

Workshop ini dirancang bukan sekadar seminar satu arah. Peserta diajak diskusi, studi kasus, hingga simulasi pengambilan keputusan di sekolah. Fokus utamanya adalah bagaimana kepala sekolah membangun ekosistem yang sehat. Mulai dari komunikasi dengan guru, pelibatan orang tua, hingga menciptakan budaya belajar yang mendalam bagi siswa.

Ferdiansyah menyebut kepemimpinan sekolah tidak boleh berhenti di administratif. Kepala sekolah harus jadi motor perubahan.

“Pembelajaran mendalam menuntut pemimpin yang visioner. Bukan hanya urus kertas, tapi paham arah kurikulum, mampu menggerakkan guru, dan dekat dengan murid,” kata Ferdiansyah.

Ia menilai Tasikmalaya punya potensi besar. Jumlah sekolah banyak, guru berdedikasi tinggi, tinggal diperkuat ekosistemnya. Melalui workshop ini, Ferdiansyah berharap lahir kepala sekolah yang berani berinovasi.

“Kalau kepala sekolahnya kuat, gurunya solid, muridnya hebat. Ujungnya mutu pendidikan Tasikmalaya naik,” tambahnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Sesi tanya jawab berlangsung hangat. Banyak kepala sekolah menyampaikan tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan sarana, beban administrasi, hingga adaptasi kurikulum. Tim dari Kemendikdasmen merespons dengan ragam strategi praktis yang bisa langsung diaplikasikan.

Kegiatan ini jadi bagian dari rangkaian program Ferdiansyah di bidang pendidikan. Sebelumnya, ia juga aktif memfasilitasi bantuan sarana, pelatihan guru, dan beasiswa untuk siswa Tasikmalaya. Kolaborasi DPR RI dengan kementerian dan pemda dinilai jadi kunci akselerasi mutu pendidikan di daerah.

Dengan penguatan kepemimpinan sekolah, Tasikmalaya diproyeksikan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman. Workshop ini diharapkan jadi titik tolak perubahan dari ruang kelas hingga kebijakan sekolah.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama