Diky Candra Motivasi Santri Penghafal Al-Qur’an Rumah Tahfidz Karisma Pada Tasyakur Nikmat dan Haflah Akhirussanah


Media Warga+62.My.id – Lembaga pendidikan Al-Qur’an Rumah Tahfidz Karisma menggelar Tasyakur Nikmat sekaligus Haflah Akhirussanah sebagai bentuk syukur atas capaian para santri selama satu tahun belajar.Acara digelar penuh khidmat di halaman Rumah Tahfidz Karisma Perum Pondok Kharisma, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Minggu 28 Juni 2026. 

Acara dihadiri orang tua santri, tokoh masyarakat, pengurus DKM Miftahul Jannah, dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara.

Pendiri Rumah Tahfidz Kharisma, Ustadz Hasan dan Ustadzah Evi Rahmatulloh, menyebut saat ini ada 130 santri yang menimba ilmu di lembaga tersebut, dibimbing 8 orang guru. Para santri tidak hanya berasal dari Perumahan Kharisma Residence, tetapi juga dari lingkungan sekitar perumahan.

“Alhamdulillah Rumah Tahfidz Kharisma berdiri sejak 2016 dan terus konsisten mencetak generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlakul karimah,” ujar Ustadz Hasan.

Ia berpesan agar para santri menjadikan Al-Qur’an sebagai teman sepanjang hidup. “Belajar tidak berhenti di rumah tahfidz. Di mana pun tempat menuntut ilmu, cintai Al-Qur’an, jaga hafalan, dan amalkan,” pesannya.

Pengurus DKM Miftahul Jannah, H. Herlan, menyampaikan selamat dan apresiasi kepada pengelola. Menurutnya, keberadaan rumah tahfidz memberi dampak besar bagi kemakmuran masjid. “Dulu masjid terasa sepi. Sekarang ramai karena anak-anak terbiasa mengaji, shalat berjamaah, dan ikut kegiatan keagamaan,” kata Herlan.

Ia berharap para santri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan basis keislaman yang kuat. “Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal dunia akhirat,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, turut mengapresiasi semangat anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an. Ia menilai rumah tahfidz menjadi benteng penting mencegah kenakalan remaja.

“Kenakalan sering muncul karena pondasi agama di masa kecil kurang. Rumah Tahfidz hadir mengisi itu sejak dini. Pendidikan agama harus jadi fondasi sebelum ilmu lain,” tegas Diky.

Ia juga berpesan khusus kepada santri yang diwisuda agar istiqamah. “Jangan berhenti setelah lulus. Terus murojaah, terus hafalkan. Al-Qur’an akan mengangkat derajat dan menjaga akhlak kalian,” ucapnya.

Haflah Akhirussanah diisi dengan ceramah dari Ustad Zaki, dan ditutup dengan penampilan tahfidz, pembacaan ayat pilihan, dan doa bersama. Suasana haru tampak saat orang tua menyematkan tanda kelulusan kepada anak-anaknya.

Dengan jumlah santri yang terus bertambah, Rumah Tahfidz Karisma berharap dapat memperluas kapasitas dan mencetak lebih banyak penghafal Qur’an. Targetnya, melahirkan generasi Tasikmalaya yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama