Media Warga+62.My.id – Aula Makodim 0612/Tasikmalaya berubah jadi ruang layanan kesehatan, Senin 22 Juni 2026. Sebanyak 350 anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Terpadu. Kegiatan ini mengusung pesan kuat: deteksi dini penyakit perempuan adalah investasi untuk keluarga dan masa depan.
Sejak pagi, peserta melewati alur pemeriksaan yang sistematis. Mulai dari pendaftaran, pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar pinggang, cek tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat, konsultasi dokter, pemeriksaan gigi, IVA, SADANIS, EKG, hingga verifikasi akhir berkas kesehatan. Semua dilakukan dalam satu tempat agar efektif dan menyeluruh.
Pemeriksaan melibatkan 22 tenaga kesehatan gabungan dari Puskesmas Kahuripan, Puskesmas Tawang, dan Rumkitban Galunggung. Turut mendukung Kapten Ckm dr. Adrian dari Rumkitban Galunggung serta dr. Alma dari RS Jasa Kartini.
Tak hanya cek fisik, peserta juga dibekali pengetahuan. Ibu Ruj'atun Ulfah dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya memberi penyuluhan soal kanker payudara dan kanker serviks. Ia menekankan, banyak penyakit berbahaya bisa dicegah bila ditemukan sejak awal. Karena itu, pemeriksaan rutin menjadi kunci menjaga kualitas hidup perempuan.
Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya, Ny. Rima Mutia Imvan Ibrahim, hadir memantau langsung jalannya kegiatan bersama pengurus. Menurutnya, kesehatan anggota Persit wajib jadi perhatian bersama.
"Perempuan sering kali lebih fokus mengurus keluarga dibandingkan memperhatikan kesehatannya sendiri. Lewat kegiatan ini kami ingin mengingatkan, menjaga kesehatan diri adalah bagian dari menjaga keluarga," ujar Ny. Rima.
Ia menambahkan, pemeriksaan berkala membantu mendeteksi gangguan kesehatan lebih awal sehingga peluang penanganan berhasil lebih besar. Ny. Rima berharap agenda ini memotivasi seluruh anggota untuk makin peduli pada kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, dan aktif mencari informasi pencegahan penyakit yang benar.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa sehat bukan hanya urusan tenaga medis. Butuh kesadaran dan peran aktif tiap individu. Dengan tubuh sehat dan pengetahuan cukup, perempuan bisa menjalankan peran optimal di keluarga maupun di masyarakat.
Lewat pemeriksaan terpadu dan edukasi deteksi dini ini, Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya mendorong budaya hidup sehat. Langkah nyata tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup perempuan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.***
