Prajurit Yonif TP 939 Macan Putih Raih Prestasi di Ajang Tasikmalaya Karate Open Tournament 2026

Media Warga+62.My.id – Nama Yonif TP 939 Macan Putih kembali harum di kancah olahraga bela diri. Tiga karateka dari batalyon infanteri tersebut tampil gemilang pada "Tasikmalaya Karate Open Tournament 2026" dan berhasil membawa pulang 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Ajang yang digelar FORKI Kota Tasikmalaya selama dua hari, 16-17 Mei 2026, di GOR Sukapura Dadaha itu diikuti ratusan karateka dari berbagai dojo se-Priangan Timur. Namun, ketangguhan dan disiplin prajurit Macan Putih membuat mereka tak hanya naik podium, tapi juga menyabet gelar Best of the Best kategori putra.

Hamid Yogi Dermawan, peraih medali emas sekaligus predikat Best of the Best, menjadi sorotan utama. Penampilannya di arena dinilai konsisten, cepat, dan penuh presisi oleh dewan juri.

“Kuncinya ada di semangat dan disiplin latihan. Tanpa itu, prestasi sulit diraih,” ujar Hamid usai menerima penghargaan.

Prajurit muda ini bukan nama baru di dunia karate. Sejak SMA, ia sudah menekuni bela diri asal Jepang tersebut dan telah menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan, mulai dari Kejuaraan Pangdam, Porprov, hingga turnamen terbuka lainnya.

“Bagi saya, karate bukan sekadar olahraga. Ini bagian dari pembentukan karakter sebagai prajurit. Fokus, kontrol diri, dan pantang menyerah,” katanya.

Hamid mengungkapkan, saat ini di Yonif TP 939 Macan Putih terdapat 8 anggota yang aktif menekuni karate. Mereka rutin berlatih di luar tugas pokok militer untuk menjaga kemampuan dan kebugaran.

Menurutnya, dukungan satuan menjadi faktor penting yang membuat prajurit bisa berprestasi di luar barak.

“Saya pribadi berterima kasih atas dukungan dan motivasi dari Komandan Yonif TP 939 Macan Putih. Baik dukungan moril maupun materil sangat membantu kami untuk bisa ikut bertanding dan berkembang,” ungkapnya.

Prestasi ini disambut bangga oleh internal batalyon. Karate dinilai sejalan dengan nilai-nilai keprajuritan, seperti disiplin, keberanian, dan ketangguhan mental. Keikutsertaan prajurit di ajang sipil juga menjadi bukti bahwa TNI AD aktif membina olahraga prestasi di masyarakat.

Ketua FORKI Kota Tasikmalaya, Yuki Wahyuki, mengapresiasi kehadiran prajurit Yonif TP 939 Macan Putih di turnamen perdana ini. Menurutnya, keterlibatan unsur TNI menambah bobot kompetisi dan menjadi motivasi bagi karateka sipil.

“Ketika prajurit ikut bertanding, standar kualitas dan sportivitas otomatis naik. Ini jadi pelajaran berharga bagi atlet muda kita,” ujar Yuki.

Turnamen ini memang menjadi ajang pembuktian bagi banyak kontingen. Namun bagi prajurit Macan Putih, keikutsertaan mereka bukan sekadar mengejar medali. Ini adalah bentuk pembinaan diri sekaligus kontribusi positif TNI kepada masyarakat melalui olahraga.

Hamid berharap prestasi ini bisa menjadi pemicu semangat bagi rekan-rekannya di satuan untuk terus mengembangkan diri, baik di bidang militer maupun olahraga.

“Kalau prajurit bisa berprestasi di luar tugas, artinya kita siap di segala medan. Di medan tempur siap, di arena juga siap,” katanya sambil tersenyum.

Dengan hasil ini, Yonif TP 939 Macan Putih kembali menegaskan diri sebagai satuan yang tidak hanya kuat di bidang pertahanan, dan ketahan pangan, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Sebuah bukti bahwa disiplin militer dan semangat juang bisa diterjemahkan ke dalam prestasi di arena sipil.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama