272 Lulusan Poltekkes Tasikmalaya Resmi Diwisuda, Siap Jadi “Pahlawan Kesehatan” di Kancah Nasional dan Internasional

Media Warga+62.My.id – Gedung Twin’s Convention Hall Kota Tasikmalaya dipenuhi suasana haru dan bangga, Selasa 19 Mei 2026. Sebanyak 272 mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya mengikuti prosesi wisuda Ahli Madya, Sarjana Terapan, sekaligus pengucapan Sumpah Profesi untuk tahun akademik 2025-2026.

Momen ini bukan sekadar seremoni kelulusan. Bagi para wisudawan, wisuda menjadi gerbang awal untuk mengabdi sebagai tenaga kesehatan profesional. Mereka akan menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Dr. Dini Mariani,S.Kep., Ners.,M.Kep., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para lulusan. Wisudawan berasal dari beragam jurusan, mulai dari Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi, hingga Farmasi.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Mahasiswa kami tidak hanya berkiprah di level lokal dan nasional, tetapi juga sudah mulai menembus pasar internasional,” ujar Dr. Dini dengan nada optimis.

Ia menegaskan, tantangan dunia kesehatan ke depan semakin kompleks. Karena itu, lulusan Poltekkes dituntut tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing tinggi, etika profesi, dan kemampuan adaptasi di berbagai kondisi. 

Dr. Dini berharap, para alumni bisa memberi dampak nyata di tempat tugasnya masing-masing. “Jadilah tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan membawa nama baik almamater di mana pun kalian berada,” pesannya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra. Ia memberikan apresiasi kepada para wisudawan dan orang tua yang telah mendampingi perjuangan panjang selama masa studi. 

Diky menyebut wisuda ini sebagai momentum luar biasa dan bersejarah. Setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan dengan penuh pengorbanan, akhirnya para mahasiswa bisa merayakan kelulusan bersama keluarga. 

“Selamat kepada para wisudawan. Ini momen istimewa yang patut disyukuri. Perjalanan kalian tidak mudah, dan hari ini adalah bukti dari kerja keras itu,” ucap Diky.

Ia juga berpesan agar ilmu yang sudah diraih tidak berhenti di ruang akademik. Para lulusan diminta langsung mengabdi dan bermanfaat di tengah masyarakat. 

“Mohon ilmu yang sudah diraih bisa dimanfaatkan dengan baik. Jadilah pioner atau teladan bagi sesama. Ilmu yang diemban itu harus jadi bekal hidup di masa depan,” tegas Diky.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat. Satu per satu nama wisudawan dipanggil ke atas panggung untuk menerima ijazah. Setelah itu, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah profesi sebagai komitmen moral untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Para orang tua yang hadir tak kuasa menahan haru. Banyak dari mereka yang merekam momen tersebut sebagai kenangan tak terlupakan. Bagi keluarga, wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras anak-anak mereka selama kuliah telah berbuah manis.

Dengan bertambahnya 272 tenaga kesehatan baru, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pencetak SDM kesehatan unggul di Jawa Barat. Para lulusan kini bersiap mengisi berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga peluang kerja di luar negeri.

Di tengah krisis tenaga kesehatan global, kehadiran para “pahlawan kesehatan” muda ini diharapkan mampu memperkuat sistem layanan kesehatan nasional sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung dunia.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama