Media Warga+62.My.id - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tasikmalaya sukses menggelar Halal Bihalal bertepatan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Suasana hangat menyelimuti acara yang digelar di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa (21/4/2026).
Acara yang dihadiri puluhan pengurus organisasi perempuan se-Kota Tasikmalaya itu berlangsung khidmat sekaligus meriah. Bukan sekadar ajang bermaaf-maafan, pertemuan ini menjadi simbol kekuatan kolektif perempuan dalam memajukan daerah. Di satu sisi ada semangat kemenangan Idul Fitri, di sisi lain ada spirit perjuangan R.A. Kartini yang terus relevan.
Sebagai federasi yang menaungi berbagai organisasi perempuan, GOW Kota Tasikmalaya selama ini konsisten membuktikan perannya. Tiga fokus utama terus dijalankan: pemberdayaan perempuan, dorongan kesetaraan gender, dan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah, GOW rutin menghadirkan program nyata. Beberapa di antaranya peningkatan skill melalui seminar dan pelatihan, seperti “Terampil Menata Acara” yang membekali anggota kemampuan manajerial dan keprotokolan. Ada pula aksi nyata berupa bakti sosial bagi warga yang membutuhkan, mulai dari bantuan sembako hingga layanan kesehatan. Tak ketinggalan, GOW juga aktif dalam peringatan hari-hari besar nasional dengan mengusung peran perempuan sebagai motor penggerak.
Ketua GOW Kota Tasikmalaya, Dra. Hj. Eva Arifah Rosmayudi, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya momen spesial ini. Menurutnya, bertemunya Idul Fitri dan Hari Kartini dalam satu agenda bukan kebetulan. Keduanya membawa pesan yang sama: kemenangan atas diri sendiri dan keberanian untuk melangkah maju.
“Idul Fitri mengajarkan kita kembali pada fitrah, saling memaafkan dan menguatkan. Kartini mengajarkan kita berani bermimpi dan bertindak. Dua semangat ini kalau digabung jadi energi luar biasa bagi perempuan Tasikmalaya,” ujar Eva.
Ia menekankan, keberagaman latar belakang organisasi di dalam GOW justru menjadi kekuatan besar. Saat ini GOW menaungi organisasi dengan fokus berbeda-beda. Ada yang bergerak di pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, keagamaan, hingga lingkungan. Ketika semua bersatu, dampaknya berlipat.
“Dengan keanekaragaman bidang yang ada, kita bisa menghasilkan sesuatu yang jauh lebih besar dan berdampak untuk membantu kemajuan wanita di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya optimistis.
Dalam acara tersebut, sejumlah tokoh perempuan turut berbagi pengalaman. Mereka menyoroti pentingnya perempuan melek digital, berdaya secara ekonomi, dan berani bersuara dalam pembangunan. GOW didorong tidak hanya jadi wadah silaturahmi, tapi juga inkubator gagasan dan aksi.
Halal Bihalal ditutup dengan ikrar bersama untuk terus menguatkan jejaring antarorganisasi. Agenda terdekat, GOW akan menggelar pelatihan wirausaha digital bagi anggota dan pendampingan UMKM perempuan. Tujuannya satu, yaitu memastikan semangat Kartini tidak berhenti di seremoni, tapi hidup dalam kerja nyata. Dengan semangat Kartini yang menggerakkan, GOW menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pembangunan kota.***
