Media Warga+62.My.Id– Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tasikmalaya memulai Pembelajaran Pertama Sekolah Lansia sekaligus menggelar Halal Bihalal Pensiunan se-Kecamatan Cipedes di Aula Puskesmas Cigeureung,Kota Tasikmalaya, Senin (20/04/2026).
Kegiatan disambut antusias puluhan peserta yang mayoritas pensiunan ASN di wilayah Cipedes. Dengan semangat, mereka menyimak pemaparan narasumber yang membahas peran lansia di tengah masyarakat.
Ketua PWRI Kota Tasikmalaya, Rahmat Kurnia, menegaskan pensiunan ASN harus tetap menjadi teladan di lingkungannya. “Pensiunan ASN dituntut memiliki akhlak, sikap, dan perilaku yang bisa ditiru masyarakat,” ujarnya.
Rahmat mengingatkan, purna tugas bukan berarti berhenti mengabdi. Ia mengutip tagline PWRI: “Purnatugas Yes, Purna Bhakti, No Way”. Artinya, pensiunan ASN harus terus berkontribusi dan mengabdikan diri di lingkungan masing-masing.
Ia mengungkapkan, Kota Tasikmalaya memiliki dua Sekolah Lansia di bawah naungan Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat. Total siswa Sekolah Lansia di Kota Tasikmalaya mencapai sekitar 60 orang.
“Sekolah Lansia ini wadah silaturahmi bagi para lansia sekaligus meningkatkan kapasitas pengetahuan sesuai kurikulum yang sudah ditentukan. Pertemuannya sebulan sekali,” jelas Rahmat.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Lansia diharapkan membuat para pensiunan ASN tetap aktif, produktif, dan berperilaku yang dapat diteladani masyarakat.
Sementara itu, salah satu pengelola Sekolah Lansia Kecamatan Cipedes, Hj. Atit, menerangkan banyak aktivitas yang dilakukan peserta. Mulai dari olahraga ringan, bertukar pikiran, hingga kegiatan positif lainnya.
“Intinya di Sekolah Lansia, para pensiunan dilatih untuk tidak diam diri. Meskipun sudah purna tugas, tapi masih bisa berbakti di lingkungan masyarakat,” kata Hj. Atit.
Ia menambahkan, di usia yang tidak lagi muda, tubuh harus tetap digerakkan. “Kalau tidak bergerak, rentan terkena penyakit,” ujarnya.
Pembukaan Sekolah Lansia di Cipedes ini menjadi langkah PWRI memastikan para purna ASN tetap berdaya. Bukan sekadar kumpul, tapi belajar, bergerak, dan memberi manfaat bagi lingkungan.***(Vhet).

