Media Warga+62.My.id - Kolaborasi lintas sektor menggema dari Singaparna. Gandara Group 37 bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, (Kemendes PDT) dan Yonif TP/939 Macan Putih menggelar bakti sosial untuk 1.100 duafa serta menyalurkan 100 galon cat guna pemeliharaan masjid di wilayah Tasikmalaya, Garut, dan Pangandaran.
Kegiatan sarat makna itu dipusatkan di Gedung sekaligus Lapangan Gandara Group 37, Jalan Kalawegar, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/04/2026).
Sejak pagi, ribuan warga penerima manfaat memadati lokasi. Wajah-wajah haru bercampur syukur terlihat saat paket santunan diserahkan satu per satu.
Acara diawali dengan pertunjukan seni beladiri TNI dari prajurit Yonif TP/939, yang begitu menghibur hadirin yang hadir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Irjen Kementerian Desa dan PDT Dr. Masyhudi, S.H, M.H, Owner Gandara Group 37, H. Cahya Gandara, Danyon TP 939/Macan Putih Letkol Inf. Dedi Setiawijaya, Ketua MUI Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Asda 1 Kabupaten Tasikmalaya Dr.Rubi Azhara, S.STP,M.Si, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Tak hanya santunan, acara juga diisi penyerahan cat secara simbolis untuk memperindah masjid. Galon-galon cat itu nantinya disebar ke ratusan masjid di tiga kabupaten. Tujuannya satu, yaitu memberi kenyamanan jemaah saat beribadah.
Dalam sambutannya, Irjen Kemendes PDT, Dr. Masyhudi menegaskan bakti sosial ini wujud kebersamaan pemerintah, swasta, TNI, dan pemuda. “Kita harus bersama-sama meringankan beban masyarakat,” tegasnya.
Masyhudi menyebut desa punya peluang dan hak yang sama untuk hidup layak. Ia mengakui masih ada desa yang belum tersentuh program pemerintah. Karena itu, kolaborasi jadi kunci. Ia membeberkan sejumlah program Kemendes, termasuk MoU dengan PLN untuk mendorong desa maju dan mandiri dengan melibatkan pemuda setempat.
Ia juga mengajak seluruh komponen mengawasi program pemerintah. “Agar program berjalan sesuai harapan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Danyon Teritorial Pembangunan 939/Macan Putih Letkol Inf. Dedi Setiawijaya memperkenalkan satuan yang dipimpinnya. Yonif TP 939/Macan Putih merupakan bagian dari kebijakan khusus Presiden untuk membentuk batalyon teritorial pembangunan dari Sabang sampai Merauke.
“Ini kolaborasi nyata Yonif, Gandara 37, dan Inspektorat Desa. Kami punya semangat yang sama, mensejahterakan masyarakat,” kata Dedi.
Ia menegaskan, melalui kolaborasi solid, pihaknya ingin memastikan warga terbantu dan masjid-masjid terawat.
Ketua MUI Kabupaten Tasikmalaya yang hadir menyebut kegiatan ini sebagai bentuk syukur nikmat. Mengundang 1.100 kaum duafa, menurutnya, akan membawa keberkahan. “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain,” ucapnya mengutip hadits.
Pemkab Tasikmalaya menyambut positif. Asda 1, Rubi Azhara, yang hadir mewakili bupati menyampaikan terima kasih atas bantuan untuk warga Singaparna dan sekitarnya. “Kami harap kolaborasi seperti ini terus berlanjut. Pemerintah tidak bisa sendiri,” katanya.
Owner Gandara Group 37, H. Cahya Gandara, menyebut bakti sosial ini bukan yang pertama dan tak akan jadi yang terakhir. Sebagai pengusaha asal Tasikmalaya, ia merasa punya tanggung jawab moral untuk kembali ke masyarakat.“Rezeki itu titipan. Kalau bisa berbagi, kenapa tidak,” tuturnya singkat.
Paket santunan yang dibagikan berisi sembako kebutuhan sehari-hari. Para penerima berasal dari keluarga prasejahtera di Tasikmalaya. Data dihimpun bersama perangkat desa agar tepat sasaran.
Adapun 100 galon cat akan didistribusikan ke masjid-masjid yang membutuhkan pengecatan ulang.Kegiatan ditutup doa bersama. Gemuruh takbir dan rasa syukur menyelimuti lapangan Gandara Group 37 siang itu. Kolaborasi pemerintah, TNI, swasta, dan ulama di Singaparna mengirim pesan kuat, gotong royong belum mati.***
