Media Warga+62.my.id - Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Kota Tasikmalaya bergemuruh oleh kiai dan hentakan langkah karateka, Minggu (12/04/2026). Bandung Karate Club (BKC) Kota Tasikmalaya menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang diikuti 320 peserta dari sabuk putih hingga sabuk cokelat kyu 2.
Kegiatan yang menjadi program kontinuitas perguruan BKC ini dibuka langsung oleh Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH). Sejak pagi, para karateka muda hingga dewasa unjuk kemampuan terbaik di hadapan dewan pelatih, mulai dari teknik dasar, kata, hingga kumite.
Kepala Staf Pelatih BKC Kota Tasikmalaya, Dirman Juhanda, menjelaskan UKT merupakan agenda rutin yang digelar setiap enam bulan sekali. “Hari ini merupakan periode ke satu untuk tahun 2026,” terangnya.
Yang menarik, pelaksanaan UKT tahun ini digelar kolaborasi. BKC Kota Tasikmalaya dan BKC Kabupaten Tasikmalaya menyatukan ujian di satu lokasi, GGM Kota Tasikmalaya. Langkah ini diambil untuk efisiensi sekaligus mempererat silaturahmi antar-dojo.
Di antara 320 peserta, ada empat karateka yang mencuri perhatian. Mereka dinyatakan lolos naik dua tingkat sekaligus setelah melewati seleksi tahap 2 yang ketat. Rinciannya: dua orang dari sabuk kuning langsung meloncat ke sabuk hijau, satu orang dari sabuk orange naik ke sabuk biru, dan satu orang dari sabuk hijau langsung menyandang sabuk cokelat kyu 2.
“Lompat dua tingkat bukan hal mudah. Harus benar-benar unggul secara teknik, fisik, dan mental. Ini bukti pembinaan di dojang berjalan baik,” kata Dirman.
Suasana GGM berlangsung tertib namun penuh semangat. Orang tua peserta yang memadati tribun tak henti memberi dukungan. Bagi BKC, UKT bukan sekadar ganti warna sabuk, melainkan tolok ukur disiplin, daya juang, dan karakter karateka.
Dengan selesainya UKT periode pertama 2026 ini, BKC Kota Tasikmalaya bersiap menatap agenda berikutnya: kejuaraan antar dojo dan persiapan BKC Open.***
