Media Warga+62.My.id - Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, S.H., bersama Ketua SAS Kota Tasikmalaya, Asep Heri, melakukan takziah ke rumah duka keluarga almarhum Ikram Maulana di Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Kamis sore (03/09/2026).
Kunjungan tersebut untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang diduga menjadi korban kekerasan di jalan raya. Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (30/08/2026) di Jalan E.Z. Muttaqin, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi.
Suasana Duka di Rumah Keluarga Korban
Setibanya di rumah duka, suasana haru langsung terasa. Ketua DPRD bersama rombongan SAS duduk bersama keluarga almarhum untuk memberikan dukungan moril.
“Kami atas nama DPRD Kota Tasikmalaya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum Ikram Maulana diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Aslim.
Ikram Maulana diketahui merupakan warga Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari yang sehari-hari berjualan Jagung Susu Keju (Jasuke). Kepergiannya secara mendadak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Aslim terlihat berbincang langsung dengan orang tua dan kerabat korban. Ia mendengarkan keluh kesah keluarga serta memastikan kebutuhan dasar mereka selama masa berduka mendapat perhatian.
Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Kekerasan
Dalam kesempatan itu, Aslim juga menyampaikan keprihatinan atas maraknya tindak kekerasan di ruang publik, khususnya di jalan raya. Ia meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus yang menimpa Ikram.
“Kasus ini harus terang. Kami minta pihak kepolisian bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku dan motifnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas Aslim.
Ia menambahkan, DPRD Kota Tasikmalaya akan terus mendorong pemerintah dan kepolisian untuk meningkatkan keamanan di titik-titik rawan. Patroli malam, penerangan jalan, dan pengawasan terhadap kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dinilai perlu diperketat.
Dukungan Lintas Lembaga
Ketua Sahabat Aslim (SAs) Kota Tasikmalaya, Asep Heri, yang turut hadir mengatakan, kekerasan jalanan bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga merusak rasa aman masyarakat.
“Kami dari SAS siap bersinergi dengan pemerintah dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. Keluarga korban tidak boleh dibiarkan merasa sendirian,” ucap Asep.
Takziah ini menjadi bentuk nyata kepedulian legislatif terhadap warganya. DPRD berharap kejadian di Jl. E.Z. Muttaqin menjadi momentum evaluasi bersama agar Kota Tasikmalaya tetap menjadi kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warganya.***
