Wawali Diky Candranegara Apresiasi Kreasi KWT Cipedes: Butuh Kolaborasi agar Produk Lokal Naik Kelas


Media Warga+62.My.id — Semarak Kemerdekaan RI terasa berbeda di halaman Kantor BPP Cipedes. Kelompok Wanita Tani atau KWT binaan BPP Cipedes menggelar pameran produk olahan, Kamis 13/8/2026. 

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, hadir langsung dan memuji inovasi yang ditampilkan para ibu-ibu KWT.

Turut hadir Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Hj. Evi Silviani, Kepala DKPP Kota Tasikmalaya Ir. Hj. Eli Suminar, serta sejumlah tamu undangan.

Keliling Stand, Wawali Cicipi Hasil Olahan KWT

Setelah membuka acara, Diky bersama rombongan berkeliling ke setiap stan. Ia mencicipi aneka olahan makanan yang dibuat anggota KWT, mulai dari camilan, minuman, hingga produk olahan berbasis pertanian.

“Setelah saya keliling dan lihat langsung, hasilnya luar biasa. Sangat inovatif. Ada beberapa produk yang menurut saya punya potensi besar untuk berkembang lebih jauh,” ujar Diky.

Ia menilai, dengan promosi yang tepat dan dukungan modal, produk-produk KWT bisa naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Butuh Dukungan Aghnia, Pemerintah Terbatas Anggaran

Diky menegaskan para anggota KWT tidak berasal dari kalangan berlebih. Karena itu, mereka sangat membutuhkan dorongan, bantuan, hingga kerja sama dari pihak lain.

“Pemerintah ingin membantu, tapi kita juga harus jujur dengan kondisi fiskal saat ini yang belum baik. Kita tetap bergerak, tetap merangkul masyarakat, tapi memang ada keterbatasan,” katanya.

Ia mencontohkan kisah seorang penjual susu kedelai keliling di terminal yang dulu pernah ia temui. Berkat kolaborasi dan dukungan dari para aghnia, usaha kecil itu kini berkembang besar dan bahkan rutin berbagi bantuan ke sesama.

“Beliau sukses karena mau bersinergi. Nah, KWT kita juga bisa seperti itu. Mereka tidak bisa berdiri sendiri. Perlu ada yang membackup, mempromosikan, dan menguatkan,” ucapnya.

Salut untuk KWT Cipedes, Jadi Contoh Daerah Lain

Diky menyampaikan rasa bangga dan salut atas semangat KWT BPP Cipedes. Menurutnya, kegiatan seperti ini membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan di bidang pertanian dan pangan bisa menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Saya berharap KWT-KWT di wilayah lain bisa meniru semangat inovasi KWT Cipedes ini. Kita dorong agar menjadi kelompok yang kreatif untuk kemajuan Kota Tasikmalaya,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu gotong royong dengan masyarakat, dunia usaha, dan para dermawan.

“Tidak berarti kita mengeluh. Kami tetap fight, tetap berjuang. Tapi jelas, pemerintah tidak bisa sendiri. Harus dibantu oleh masyarakat dari berbagai kalangan,” tutup Diky.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama