Media Warga+62.My.id - Suasana khidmat dan meriah menyelimuti kawasan Minapolitan, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Rabu malam (26/08/2026). Lembaga Pemberdayaan Masyarakat LPM bersama Pemerintah Kelurahan Cibunigeulis menggelar kegiatan Dzikir Sholawat Kebangsaan dan Pentas Seni Religi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara, Camat Bungursari Sodik Sunandi, Lurah Cibunigeulis Dennie Rafiudin, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta ratusan warga.
Ketua LPM Cibunigeulis Cucu Suryana mengatakan, peringatan HUT RI di tingkat kelurahan dengan konsep religi dan kebangsaan ini baru pertama kali dilaksanakan di Cibunigeulis.
Rangkaian acara diisi lomba qasidah rebana antar RW, lomba murotal Al-Qur’an, pembacaan sholawat, dzikir bersama, hingga tausiyah agama.
“Ini bentuk rasa syukur kita atas kemerdekaan dan kecintaan kepada Rasulullah. Alhamdulillah antusiasme warga luar biasa. Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Semoga kegiatan ini bisa jadi agenda tahunan,” ujar Cucu.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Rd. Diky Chandra Negara mengapresiasi kekompakan warga Cibunigeulis. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat persatuan dan semangat nasionalisme yang dibalut nilai-nilai keagamaan.
Diky juga menekankan pentingnya menanamkan sikap syukur dan hidup sederhana. Ia mencontohkan dirinya yang meskipun menjabat sebagai pejabat publik, tetap memilih gaya hidup sederhana.
“Saya sudah tidak punya mobil pribadi dan tidak menggunakan anggaran APBD untuk hal-hal yang tidak berdampak langsung ke masyarakat. Ini bukan untuk mencari pujian, tapi untuk menyiarkan nilai kesederhanaan di tengah kondisi fiskal yang harus kita jaga bersama,” ungkap Diky.
Menurutnya, jabatan bukan untuk dibanggakan, melainkan amanah dari masyarakat yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas.
Selain itu, Diky mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga. Dengan komunikasi yang terbuka, ia yakin program pembangunan di kelurahan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Antusiasme warga terlihat sepanjang acara. Lomba qasidah rebana antar RW mendapat tepuk meriah, sementara lantunan sholawat dan dzikir bersama menciptakan suasana religius.
Lurah Cibunigeulis Dennie Rafiudin berharap kegiatan ini bisa menjadi pemantik semangat gotong royong warga. “Kami ingin Cibunigeulis tidak hanya maju secara infrastruktur, tapi juga kuat secara spiritual dan sosial,” katanya.
Acara ditutup dengan Tausiyah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa, Kota Tasikmalaya, dan seluruh masyarakat. Warga berharap kegiatan serupa bisa terus digelar setiap tahun sebagai wujud syukur dan penguatan nilai kebangsaan di tingkat kelurahan.***
