Media Warga+62.My.id - Dewan Pimpinan Cabang DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya mulai menggerakkan struktur hingga ke tingkat paling bawah. PKB serentak menggelar Pra Musyawarah Ranting (Pra Musran) Dewan Pengurus Ranting di seluruh Daerah Pemilihan se-Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penataan kepengurusan ranting pasca Musyawarah Cabang Muscab beberapa waktu lalu. Tujuannya untuk memastikan mesin politik partai sudah siap menghadapi agenda politik lima tahun ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya, H. Wahid, mengatakan Pra Musran ini mempertemukan para calon Ketua Ranting dari tiap kelurahan. Dalam forum tersebut dilakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan UKK terhadap para kandidat.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa bertemu langsung dengan para calon Ketua Ranting. Ini bagian dari persiapan memantapkan mesin politik partai sampai akar rumput,” ujar Wahid, usai PraMusran di Gedung Veteran, Kecamatan Cibeureum, kota Tasikmalaya, Kamis, (20/08/2026).
Menurutnya, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian. Antara lain keaktifan di organisasi kemasyarakatan, keterlibatan di organisasi kepemudaan, kemampuan berkomunikasi di media sosial, serta memiliki jaringan di lingkungan pemerintahan.
PKB juga menetapkan batasan usia. Untuk posisi Ketua Ranting maksimal 40 tahun. Sementara untuk struktur pengurus lainnya tidak dibatasi usia, dengan harapan bisa terjadi kolaborasi antara kader muda dan senior.
“Setelah Pra Musran ini, nama-nama Ketua Ranting dan jajaran pengurusnya akan dikukuhkan secara resmi pada Musran berikutnya di masing-masing wilayah,” jelasnya.
Wahid menekankan, kekuatan PKB ada pada ranting. Jika struktur di tingkat kelurahan solid, maka kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat akan lebih efektif.
“Partai besar itu bukan dilihat dari atasnya saja, tapi dari bawahnya kuat atau tidak. Makanya kami mulai dari ranting dulu. Kita rapikan, kita uji, baru kita gerakkan,” katanya.
Ia juga mendorong para calon pengurus ranting untuk tidak hanya fokus pada kegiatan partai, tetapi juga aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan begitu, kehadiran PKB bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
Dalam kesempatan itu, Wahid juga ditanya terkait peluangnya maju dalam Pilkada Kota Tasikmalaya 2029. Ia tidak menutup kemungkinan tersebut.
“Kalau mesin politiknya sudah berjalan baik sampai ke akar rumput, kenapa tidak. Tapi itu semua tergantung kerja kolektif. Mohon doanya saja dari seluruh kader dan masyarakat,” pungkasnya.***
