Media Warga+62.My.id — Rintik hujan tidak menyurutkan semangat warga Kampung Mancogeh RW 007, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Minggu (17/08/2026).
Dengan balutan pakaian serba merah putih, warga tetap berdiri tegak dan khidmat mengikuti seluruh rangkaian upacara. Para petugas, peserta, hingga masyarakat umum menunjukkan bahwa kecintaan pada tanah air jauh lebih kuat dari derasnya air hujan.
Suasana sederhana di lingkungan kampung justru menambah makna peringatan. Tidak ada panggung megah, namun kebersamaan dan semangat gotong royong terasa begitu kuat.
“Hujan boleh membasahi baju dan tanah, tapi tidak bisa membasahi semangat kami untuk menghargai jasa para pahlawan dan mengisi kemerdekaan,” ujar salah seorang warga.
Upacara Khidmat, Dilanjut Beragam Lomba
Ketua Karang Taruna RW 007, Abdul Ghani Saepul Mikdar, S.H., mengatakan peringatan tahun ini tidak hanya diisi upacara. Pihaknya juga menggelar berbagai perlombaan untuk memeriahkan HUT RI sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Beberapa lomba yang digelar antara lain pertandingan bola voli, sepak bola, turnamen Esport Mobile Legends, lomba masak liwet, panjat pisang, serta lomba hiburan lain yang dilaksanakan di tiap wilayah RT.
Menurut Abdul Ghani, seluruh kegiatan dirancang agar semua kalangan bisa ikut berpartisipasi. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
“Ini bukan sekadar hiburan. Tujuannya untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kekompakan warga Kampung Mancogeh,” katanya.
Ia menambahkan, semua rangkaian acara bisa berjalan lancar berkat kekompakan panitia dan dukungan warga. “Alhamdulillah, atas ridho Allah SWT, kami bisa melaksanakan kegiatan dari awal sampai akhir dengan tertib dan penuh semangat gotong royong,” ujarnya.
Makna Kemerdekaan di Tengah Sederhana
Bagi warga RW 007, peringatan kemerdekaan bukan soal kemewahan. Justru kesederhanaan yang ada membuat nilai persatuan semakin terasa. Di tengah guyuran hujan, tawa dan sorak sorai peserta lomba tetap terdengar, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Abdul Ghani berharap semangat yang terbangun selama peringatan ini bisa terus dijaga. Ia ingin kebersamaan warga tidak hanya muncul saat 17 Agustus, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kekompakan ini menjadi berkah untuk seluruh warga. Semoga Kampung Mancogeh RW 007 terus rukun, maju, dan menjadi contoh kerukunan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cipedes, Eman Sulaeman mengapresiasi dan merasa bangga atas semangat dan kekompakan warga, panitia, Karang Taruna, serta masyarakat yang telah bersama-sama mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81.
" Saya merasa kagum dan bangga,meskipun dalam pelaksanaan upacara hujan sempat mengguyur dengan cukup deras, tapi tidak menyurutkan semangat dan kekhidmatan warga.” ujar Sule,begitu sapaan akrabnya.
Ia pun berharap, kekompakan dan semangat kebersamaan ini tidak berhenti sampai disini, tapi dapat terus tertanam selamanya.
Peringatan HUT RI ke 81 di Kampung Mancogeh menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal cuaca, ketika hati bersatu,hujan pun tidak mampu memadamkan rasa cinta tanah air. ***
