ARWT Kota Tasikmalaya Sukses Gelar Festival Orkes Melayu dan KDRT 2026


Media Warga+62.My.id - Studio salah satu stasiun televisi lokal di Kota Tasikmalaya pecah oleh tepuk tangan dan yel-yel pendukung, Minggu malam (9/8/2026). DPC Asosiasi RT/RW Kota Tasikmalaya atau ARWT sukses menyelenggarakan Festival Orkes Melayu sekaligus Kontes Dangdut RT/RW, KDRT 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Puluhan pengurus RT/RW dari berbagai kelurahan tampil percaya diri, menyuguhkan penampilan terbaik mereka di hadapan juri dan penonton.

Tahun Ketiga, Kemasan Baru Lebih Meriah

Ketua DPC ARWT Kota Tasikmalaya, H. Odang Saripudin, S.E., menyebut event ini sudah tiga kali digelar. Bedanya, tahun 2026 ARWT menambah kemasan baru berupa Festival Orkes Melayu.

“Tahun ini suasananya beda dan lebih semarak. Di samping Kontes Dangdut RT/RW, kami hadirkan juga Festival Orkes Melayu. Total peserta KDRT mencapai 40 orang. Sementara untuk orkes melayu diikuti 13 grup dari berbagai kecamatan,” jelas Odang.

Bagi Odang, lomba ini punya makna lebih dari sekadar kompetisi. "KDRT ini jadi momen melepas lelah para ketua RT/RW. Seharian mereka urus administrasi warga, musyawarah, sampai ronda malam. Lewat panggung ini mereka bisa bertemu, bercanda, dan mempererat tali silaturahmi,” tuturnya.

Penampilan Memukau, Bungursari Borong Juara

Acara puncak berlangsung meriah. Para peserta Festival Orkes Melayu tampil di atas panggung dengan aransemen khas melayu, vokal bertenaga, dan penghayatan yang memikat. Dewan juri dari PAMDI menilai langsung setiap grup. Alunan musik membuat penonton ikut bergoyang dan bernyanyi bersama.

Di sisi lain, Kontes Dangdut RT/RW dikuasai utusan dari Kecamatan Bungursari. Mereka berhasil meraih juara 1, 2, dan 3 sekaligus. Sorakan pendukung Bungursari menggema saat nama pemenang diumumkan. Mereka membawa semangat dan kebanggaan daerahnya ke atas panggung.

Odang mengapresiasi semangat dan sportivitas semua peserta. Ia juga berterima kasih kepada panitia, sponsor, dewan juri, serta manajemen TV lokal yang memfasilitasi tempat.

“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. Tanpa kebersamaan ini acara tidak akan semeriah ini,” katanya.

Akan Dijadwalkan Ulang Saat HUT Kota

Melihat antusiasme warga yang tinggi, ARWT berencana menjadikan festival ini agenda tahunan tetap. Bahkan untuk edisi berikutnya, waktu pelaksanaan akan diubah.

“InsyaAllah tahun depan kita gelar lagi. Tapi kita majukan ke bulan Oktober, bertepatan dengan HUT Kota Tasikmalaya. Harapannya bisa jadi hiburan rakyat sekalian memeriahkan hari jadi kota,” pungkas Odang.

Melalui panggung dangdut dan orkes melayu ini, ARWT ingin menunjukkan bahwa pengurus RT/RW tidak hanya piawai mengurus warga, tetapi juga bisa menjadi penghibur dan pemersatu masyarakat.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama