Wali Kota Viman Ajak Pengemudi Online Sukseskan "Rabu Biru" untuk Dongkrak Ekonomi Tasikmalaya


Media Warga+62.My.id – Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengajak seluruh pengemudi ojek dan taksi online yang tergabung dalam Paguyuban Online Bersatu (POB) untuk bersama-sama menyukseskan program "Rabu Biru". Program ini digagas sebagai salah satu upaya mendongkrak roda perekonomian masyarakat. Kali ini menyasar di sektor jasa transportasi online.

Ajakan itu disampaikan Viman saat bertemu dengan pengurus dan anggota POB di Kota Tasikmalaya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas pengemudi online agar tercipta simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

Menurut Viman, "Rabu Biru" merupakan gerakan sederhana namun berdampak besar. Pada setiap hari Rabu, masyarakat diimbau untuk lebih banyak menggunakan jasa transportasi online.

"Ini bentuk dukungan nyata kita kepada para driver. Kalau orderan naik di hari Rabu, maka pendapatan teman-teman pengemudi juga ikut naik. Ujungnya, perputaran ekonomi di Tasikmalaya bisa lebih hidup," jelas Viman.

Ia berharap program ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar dijalankan oleh seluruh elemen masyarakat. Dari ASN, pelajar, hingga pelaku usaha, semua bisa ikut berpartisipasi.

Viman juga mendorong agar Pemkot dan OPD ikut menjadi contoh dengan menggunakan layanan online untuk kegiatan dinas setiap Rabu. Dengan begitu, gaung "Rabu Biru" akan semakin kuat dan diterima luas.

Dewan Pembina POB Paguyuban Online Bersatu Priangan Timur, Itmam Haerul Rizal, menyambut baik ajakan Wali Kota. Ia berharap "Rabu Biru" menjadi gaung yang keras dan didengar hingga ke seluruh lapisan masyarakat Kota Tasikmalaya.

"Kami berharap ajakan Pak Wali ini bisa diterima dari tingkat atas sampai bawah, khususnya di lingkungan pemerintahan Kota Tasikmalaya. Tujuannya jelas, untuk mendongkrak perekonomian di bidang jasa angkutan online agar terjadi simbiosis mutualisme dan sinergi," kata Itmam.

Itmam menegaskan, POB siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Para pengemudi online juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, menjaga ketertiban, dan mengutamakan keselamatan penumpang.

Ia menambahkan, program seperti ini sngat dibutuhkan pengemudi di tengah persaingan dan fluktuasi order yang tidak menentu. Dengan adanya dukungan kolektif, penghasilan driver bisa lebih stabil.

Pemkot Tasikmalaya menilai sektor transportasi online memiliki peran penting dalam ekosistem ekonomi kota. Ribuan pengemudi menggantungkan hidup dari layanan ini, sekaligus membantu mobilitas warga sehari-hari.

Melalui "Rabu Biru", Pemkot ingin membangun budaya saling mendukung. Pemerintah memberi ruang dan dukungan kebijakan, sementara komunitas driver menjaga kualitas layanan dan profesionalitas.

Viman optimistis jika semua pihak kompak, program ini bisa menjadi contoh gerakan ekonomi berbasis komunitas. "Mari kita buktikan bahwa dengan bersinergi, ekonomi Tasikmalaya bisa terus tumbuh. Mulai dari hal kecil seperti memilih transportasi online di hari Rabu," pungkasnya.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama