Media Warga+62.My.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Tasikmalaya. Pembukaan secara seremonial digelar di Lapangan Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Rabu (15/07/2026).
Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menggerakkan pembangunan dari wilayah pedesaan. Tujuannya jelas: meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan yang berkelanjutan.
Acara pembukaan ditandai penyerahan alat kerja berupa skop dan cangkul secara simbolis, serta penandatanganan naskah kesepakatan bersama antara Pemkab Tasikmalaya dan Kodim 0612/Tasikmalaya.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Asisten Daerah I Dr. H. Rubi Azhara yang mewakili Bupati Tasikmalaya. Dalam sambutannya ia menyebut TMMD sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
"TMMD hadir untuk mempercepat pembangunan, menekan kesenjangan ekonomi, dan mengangkat taraf hidup masyarakat desa. Mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong agar TMMD ke-129 di Tasikmalaya berjalan lancar dan sukses," ujarnya.
Ia juga berharap Desa Parungponteng ke depan menjadi desa yang semakin maju dan dicintai warganya.
Desa Parungponteng dipilih karena masih dalam tahap berkembang dan masyarakatnya dikenal kompak dalam kegiatan gotong royong.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya sekaligus Komandan Satgas TMMD ke-129 Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos.,M.Han., menjelaskan program akan berjalan selama 30 hari ke depan. Fokusnya terbagi dua: pembangunan fisik dan program pemberdayaan non-fisik.
Untuk sasaran fisik, Satgas akan membangun:
- Jalan semi hotmix Kampung Jambubarang sepanjang 1.020 meter
- Jalan semi hotmix Kampung Nagrog sepanjang 380 meter
- Jalan semi hotmix Kampung Pasirnete sepanjang 197 meter
- Jalan semi hotmix Kampung Cilintung sepanjang 400 meter
- Tembok Penahan Tanah TPT Kampung Pamegatan – Kampung Situ sepanjang 154 meter
- Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Rutilahu sebanyak 5 unit
- Pembuatan sumur bor sebanyak 5 unit
Sementara program non-fisik meliputi penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Pendidikan Bela Negara, serta Ketahanan Pangan berupa penanaman pohon dan budidaya ikan.
Dukungan juga datang dari OPD. Dinas Kesehatan menyalurkan bantuan penanganan stunting, sementara BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya memberikan santunan kepada warga.
Kepala Desa Parungponteng H. Entis Sutisna mengaku bersyukur desanya menjadi lokasi TMMD. Menurutnya, pembangunan sumur bor sangat membantu warga yang kesulitan air bersih, apalagi saat musim kemarau seperti sekarang.
"Kami berharap program ini berjalan lancar dan hasilnya bisa dirawat bersama. Dengan begitu manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," katanya.
Upacara pembukaan turut dihadiri para Dandim jajaran Korem 062/Tarumanegara, pejabat Korem, Wakapolres Tasikmalaya yang diwakili Kompol Asep Muslihat Sutarwan, S.H.,M.Si., unsur Kejaksaan, perwakilan Lanud Wiriadinata, Camat Parungponteng, para kepala desa, tokoh masyarakat, pelajar, dan undangan lainnya.***
