Media Warga+62.My.id – Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman MDTA Daar El Misbah, Sukagenah RT 05/RW 04, Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat malam (10/07/2026). Madrasah tersebut menggelar Haflah Akhirussanah untuk melepas santriwan-santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan.
Kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara, bersama Camat Mangkubumi, Slamet, Lurah Sambongjaya, Mulyono, disambut upacara adat penyambutan karya muda-mudi setempat. Warga dan para orang tua santri pun menyambut antusias orang nomor dua di Kota Tasikmalaya ini.
Tahun ini MDTA Daar El Misbah mewisuda 7 santri. Terdiri dari 5 santriwati dan 2 santriwan. Mereka telah menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran Al-Qur’an, fiqih, akhlak, dan ilmu dasar keislaman selama beberapa tahun di madrasah.
Kepala Sekolah MDTA Daar El Misbah, Ustadz Rizal Ahmad Sonhaji menyampaikan rasa bangga. Ia menyebut kelulusan ini sebagai awal, bukan akhir dari perjalanan menuntut ilmu.
"Tamat dari madrasah bukan berarti tamat belajar. Justru ini pintu untuk terus belajar dimanapun berada. Ilmu agama harus terus diamalkan dan disebarkan," pesan Ustadz Rizal.
Ia berharap para lulusan bisa menjadi pribadi yang berakhlak, berilmu, dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat.
Kehadiran Wakil Wali Kota Diky Candranegara menambah semangat para santri dan wali murid. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.
"Selamat kepada anak-anakku yang hari ini diwisuda. Ini prestasi yang luar biasa. Teruslah menuntut ilmu dan jaga akhlak," ujar Diky.
Ia menegaskan peran madrasah sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Terlebih di tengah derasnya arus digitalisasi dan media sosial saat ini.
"Madrasah seperti Daar El Misbah ini menjadi benteng. Di sini anak-anak tidak hanya diajarkan membaca Al-Qur’an, tapi juga diajarkan adab, sopan santun, dan cinta tanah air. Ini yang kita butuhkan untuk menghadapi tantangan zaman," jelasnya.
Wawali Diky juga mengapresiasi para guru, pengurus, dan orang tua yang telah berjuang mendampingi proses belajar para santri. Ia berkomitmen Pemkot akan terus mendukung lembaga pendidikan keagamaan agar semakin maju.
Acara Haflah Akhirussanah diisi dengan berbagai penampilan. Mulai dari tilawah, tahfizh, hingga persembahan seni islami dari para santri. Orang tua terlihat haru menyaksikan anaknya naik ke panggung menerima tanda kelulusan, yang diberikan langsung Wakil Walikota Tasikmalaya.
Ustadz Rizal berharap momentum ini menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus semangat belajar. Ia juga mengajak masyarakat sekitar mendukung keberadaan madrasah sebagai pusat pembinaan akhlak.
"Semoga 7 santri ini menjadi generasi Qurani yang membawa nama baik keluarga, madrasah, dan Kota Tasikmalaya," pungkasnya.
Dengan ditutupnya doa bersama, rangkaian Haflah Akhirussanah MDTA Daar El Misbah berjalan khidmat. Acara ini menjadi bukti bahwa pendidikan agama tetap hidup dan diminati warga, bahkan di tengah perkembangan teknologi.***
