Panen Perdana 30 Ribu Ikan Nila, Yonif TP 939/Macan Putih Bukti Kolaborasi Ketahanan Pangan Berbuah Hasil


Media Warga+62.My.id – Semangat produktif ditunjukkan prajurit Yonif TP 939/Macan Putih. Komandan Yonif TP 939 bersama jajaran melaksanakan panen perdana ikan nila di kolam Kompi Peternakan, Senin (6/7/2026). 

Kegiatan ini menjadi hasil nyata dari kolaborasi satuan dengan TJ Fish Farm dalam mendukung program ketahanan pangan berbasis budidaya perikanan.

Suasana panen berlangsung meriah. Para prajurit bahu-membahu mengangkat jaring dan memindahkan ikan nila dari kolam. Air memercik, tawa lepas, dan kebanggaan terlihat jelas di wajah setiap personel.

Pada panen perdana ini, sekitar 30.000 ekor anakan ikan nila berhasil dipanen. Jumlah tersebut merupakan buah dari pembinaan, perawatan, dan manajemen kolam yang dilakukan secara optimal selama beberapa bulan terakhir.

“Alhamdulillah panen pertama berjalan lancar. Ini bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan ilmu yang benar, kolam kita bisa produktif,” ujar Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, Letkol.Inf.Deddy Setyawijaya, di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, budidaya ikan nila dipilih karena perawatannya relatif mudah, cepat panen, dan memiliki nilai gizi tinggi. Hasil panen nantinya tidak hanya untuk kebutuhan internal satuan, tapi juga akan dikembangkan untuk mendukung masyarakat sekitar.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran TJ Fish Farm sebagai mitra. Melalui kolaborasi ini, prajurit Yonif TP 939 mendapat pendampingan teknis mulai dari persiapan kolam, pemilihan bibit unggul, pemberian pakan, hingga penanganan penyakit ikan.

“Sinergi dengan TJ Fish Farm berjalan sangat baik. Kami belajar banyak tentang budidaya yang modern dan efisien. Ini bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat dalam sektor nyata,” tambahnya.

Komandan Yonif menegaskan, program ketahanan pangan ini sejalan dengan tugas pokok satuan. Selain menjaga pertahanan, TNI juga harus hadir memberi manfaat bagi masyarakat.

Ke depan, kolam Kompi Peternakan ditargetkan terus berkembang. Selain ikan nila, rencananya akan ditambah komoditas lain seperti lele dan sayuran hidroponik agar ketahanan pangan satuan semakin kuat.

“Semangat kolaborasi dan inovasi ini adalah langkah nyata kami. Kami ingin Yonif TP 939/Macan Putih tidak hanya kuat di medan tugas, tapi juga produktif dan bermanfaat untuk sekitar,” ujarnya.

Program ini diharapkan menjadi percontohan bagi satuan lain. Dengan kemandirian pangan, prajurit bisa lebih fokus pada tugas, sementara masyarakat sekitar juga bisa merasakan dampak positifnya melalui transfer ilmu dan bibit.

Panen perdana ini menutup dengan doa bersama. Tiga puluh ribu ekor ikan nila yang diangkat hari ini bukan hanya hasil budidaya, tapi juga simbol kerja sama, disiplin, dan harapan baru bagi ketahanan pangan di Tasikmalaya.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama