OJK Tasikmalaya Gelar "GENIUS" di Ciamis, 250 Kepsek dan Guru Dibekali Jadi Agen Literasi Keuangan


Media Warga+62.My.id - Otoritas Jasa Keuangan OJK Tasikmalaya terus mendorong lahirnya generasi yang cerdas secara finansial. Upayanya dilakukan lewat penguatan peran guru dan kepala sekolah sebagai ujung tombak edukasi di sekolah.

Komitmen itu diwujudkan melalui Program GENIUS, Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah. Program unggulan OJK Tasikmalaya ini digelar di Kabupaten Ciamis, Rabu 29/7/2026, sebagai dukungan terhadap kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah TPAKD.

Sekitar 250 kepala sekolah dan tenaga pendidik jenjang SD hingga SMA/sederajat se-Kabupaten Ciamis hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah XIII, serta Pimpinan Bank bjb Cabang Ciamis.

Kehadiran lintas pemangku kepentingan menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, sektor jasa keuangan, dan dunia pendidikan untuk menguatkan literasi dan inklusi keuangan hingga ke pelosok.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menyebut guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui GENIUS, para pendidik tidak hanya diberi materi, tetapi juga dibekali agar bisa menjadi teladan pengelolaan keuangan sehat di sekolah.

"Program GENIUS adalah bentuk komitmen OJK menjalankan amanat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan lewat jalur pendidikan. Karakter finansial harus dibangun sejak dini, dan sekolah adalah tempat paling tepat," kata Nofa.

Ia meyakini, jika kepala sekolah dan guru paham, maka kebiasaan baik akan menular ke siswa, keluarga, hingga masyarakat luas. Efek pengganda itulah yang dikejar OJK.

Dalam pembekalan, peserta mendapat edukasi tentang pentingnya pengelolaan keuangan pribadi yang sehat. Selain itu disampaikan juga kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, investasi bodong, penipuan digital, dan judi online.

Tak kalah penting, peserta juga dibekali materi financial well-being. Mulai dari perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan, menyiapkan dana darurat, perlindungan finansial, sampai persiapan masa pensiun bagi tenaga pendidik.

Anggota Komisi XI DPR RI Shohibul Imam mengapresiasi program tersebut. Ia menyebut penguatan literasi keuangan adalah investasi jangka panjang untuk SDM Indonesia.

"Melalui fungsi pengawasan, kami dorong OJK terus memperkuat literasi, inklusi, dan perlindungan konsumen. Satu guru bisa mendidik ratusan siswa. Siswa akan membawa ilmu itu ke rumah. Dari situlah efek pengganda terbentuk," ujarnya.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya juga menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, GENIUS adalah langkah strategis menanamkan kecakapan finansial sejak dini.

"Kami berharap gerakan ini melahirkan generasi Ciamis yang mandiri, cerdas finansial, dan berkarakter. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045," kata Herdiat.

Dengan menggandeng DPR RI, Pemkab Ciamis, bank bjb, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama, OJK Tasikmalaya berharap Program GENIUS bisa menumbuhkan budaya literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pendidikan.

Jika kapasitas 250 kepala sekolah dan guru di Ciamis meningkat, maka dampaknya akan menjalar ke ribuan siswa, keluarga mereka, dan masyarakat sekitar.

Melalui sekolah, OJK optimistis pemahaman tentang keuangan yang sehat akan semakin luas, dan pada akhirnya mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera secara finansial.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama