Media Warga+62.My.id – Wajah para petani Kelompok Tani Binakarya Rancapasung sumringah. mereka menerima bantuan benih padi jenis Inpari 32 langsung di Sekretariat kelompok, yang berlokasi di Rancapasung,Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (15/07/2026),
Total bantuan mencapai 500 kg benih dengan kemasan 5 kg yang langsung dibagikan kepada anggota kelompok. Bantuan ini diharapkan menjadi dorongan untuk meningkatkan produktivitas padi di wilayah tersebut.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Cibunigeulis, Yayat Mahendra menjelaskan, benih tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian. Penyalurannya bertepatan dengan sosialisasi Program PMAAS (Pertanian Modern Advance Agricultural System) kepada para petani.
"Program PMAAS ini tujuannya untuk mendongkrak produksi padi melalui pendekatan pertanian modern. Mulai dari penggunaan benih unggul, pola tanam, hingga mekanisasi," kata Yayat.
Ia menyebutkan, di Kelurahan Cibunigeulis saat ini terdapat sekitar 20 hektar lahan pertanian. Dari luasan itu, 10,12 hektar masih produktif dan digarap petani.
Meskipun bantuan sudah diterima, para petani belum bisa langsung menanam. Saat ini wilayah Tasikmalaya masih memasuki musim kemarau.
Yayat mengimbau agar benih disimpan terlebih dahulu dan baru ditanam saat musim tanam pada November mendatang.
"Jangan memaksakan tanam padi saat kemarau. Hasilnya tidak akan optimal dan beresiko gagal. Lebih baik sementara beralih ke tanaman palawija dulu seperti jagung atau kacang-kacangan," pesannya.
Benih Inpari 32 sendiri dikenal sebagai varietas unggul yang tahan terhadap hama wereng dan memiliki potensi hasil tinggi. Dengan perawatan tepat, diharapkan bisa meningkatkan hasil panen petani Binakarya Rancapasung.
Lurah Cibunigeulis, Dennie Rafiudin Achmad Fauzi menyambut baik bantuan ini. Menurutnya, dukungan benih dari pemerintah menjadi motivasi bagi petani untuk terus semangat bertani.
"Ini bentuk perhatian pemerintah kepada petani kita. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan benih, produksi padi di Cibunigeulis bisa meningkat dan ikut menjaga ketahanan pangan daerah," ujarnya.
Dennie juga mengapresiasi peran aktif kelompok tani dan PPL dalam mengawal program pertanian di kelurahan. Ia berharap ke depan ada lagi bantuan sarana produksi lain seperti pupuk dan alsintan agar pertanian semakin maju.
Para anggota Kelompok Tani Binakarya Rancapasung mengaku senang dan terbantu dengan adanya bantuan ini. Dengan benih yang sudah di tangan, mereka tinggal menunggu musim hujan tiba untuk mulai mengolah lahan.
Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani, diharapkan lahan 10 hektare lebih di Cibunigeulis bisa kembali produktif maksimal dan berkontribusi pada swasembada pangan di Kota Tasikmalaya.***
