Wawalkot Tasikmalaya Hadiri Pengajian Akbar di MDTU At Taufiq Mangkubumi, Dorong Semangat Santri dan Kekompakan Warga


Media Warga+62.My.id – Halaman MDTU At Taufiq di Kampung Warung, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, dipadati warga pada Senin malam, 22 Juni 2026. Madrasah tersebut menggelar Pengajian Umum Nada dan Dakwah sebagai puncak rangkaian Haflah Akhirussanah yang berlangsung selama tiga hari.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, hadir langsung di tengah masyarakat. Turut hadir Camat Mangkubumi Drs. Slamet, unsur kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Lantunan selawat dan tausiah membuat suasana malam itu khidmat sekaligus hangat.

Ketua Panitia Pelaksana, Asep Setiawan, menjelaskan pengajian ini menjadi penutup rangkaian Akhirussanah MDTU At Taufiq. Dua hari sebelumnya, madrasah telah menggelar wisuda santri serta penampilan kreasi seni dari anak-anak TKA dan Karang Taruna.

 “Alhamdulillah tahun ini kita bisa melaksanakan kembali kegiatan. Sempat vakum dua tahun karena ada Surat Edaran Gubernur terkait larangan wisuda bagi lembaga pendidikan dasar,” ungkap Asep.

Asep menyampaikan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Diky Candra yang menyempatkan hadir di tengah padatnya agenda pemerintahan. Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi para santri agar terus giat belajar. Selain itu, pengajian diharapkan memperkuat kekompakan warga Kampung Warung. “Terima kasih juga untuk semua pihak yang sudah berpartisipasi. Tanpa gotong royong, acara ini tidak akan sukses,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Rd. Diky Candranegara mengapresiasi semangat dan kekompakan masyarakat Mangkubumi dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan. Menurut Diky, madrasah memegang peran vital mencetak generasi yang tidak hanya pintar secara ilmu, tetapi juga berakhlakul karimah.

 “Dari madrasah seperti At Taufiq inilah lahir anak-anak yang cerdas, santun, dan siap membangun Tasikmalaya dengan nilai-nilai agama,” kata Diky.

Diky juga menegaskan komitmen Pemkot Tasikmalaya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan di tingkat kampung. Ia menilai pengajian, madrasah diniyah, dan TPA adalah benteng moral di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Kembalinya Haflah Akhirussanah MDTU At Taufiq setelah dua tahun vakum disambut antusias warga. Orang tua santri terlihat bangga melihat anak-anaknya tampil dan diwisuda. Bagi masyarakat Kampung Warung, malam itu bukan sekadar seremoni. Ini bukti bahwa semangat belajar agama dan tradisi kebersamaan tetap hidup, dijaga bersama antara madrasah, pemerintah, dan warga.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama