Jumat Resik Sasar Jalan Mangin, Wali Kota Tasikmalaya Pimpin Langsung Aksi Bersih-bersih Bareng Warga


Media Warga+62.My.id– Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang Jalan Mangkubumi–Indihiang (Mangin), Kecamatan Bungursari, Jumat pagi 12 Juni 2026. Ratusan orang turun ke jalan, bukan untuk demo, melainkan bergotong royong membabat rumput liar dan mengangkut sampah dalam program “Jumat Resik” yang digagas Pemkot Tasikmalaya.

Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Ia tak segan memegang sabit dan sapu lidi, membaur dengan jajaran organisasi perangkat daerah serta warga sekitar yang antusias ikut serta. 

Hasilnya langsung terlihat. Rumput liar dan ilalang setinggi lutut yang sebelumnya memenuhi bahu jalan, kini habis dibabat. Saluran drainase yang sempat tersumbat dedaunan juga kembali lancar. Jalan Mangin pun tampak lebih rapi, bersih, dan nyaman dilalui.

Viman menegaskan, kegiatan ini bukan seremonial semata. “Ini komitmen Pemkot untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih di tengah masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan. 

Menurut Viman, “Jumat Resik” sejalan dengan program pemerintah pusat bertajuk “Indonesia Asri”. Tujuannya sama: menciptakan ruang hidup yang sehat, bersih, dan enak dipandang. “Kebersihan itu tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan ke petugas kebersihan atau pemerintah,” tegasnya.

Ia mengapresiasi keterlibatan warga Bungursari yang sejak pagi sudah berkumpul dengan peralatan seadanya. Ada yang membawa cangkul, sapu, hingga karung untuk mengangkut sampah. Suasana kebersamaan begitu terasa. Tanpa dikomando, warga dan ASN bahu-membahu membersihkan setiap jengkal Jalan Mangin.

“Kalau dikerjakan bareng, yang berat jadi ringan. Yang kotor jadi bersih. Ini budaya yang harus kita rawat,” tambah Viman.

Pemkot Tasikmalaya berharap “Jumat Resik” tidak berhenti sebagai agenda mingguan. Lebih dari itu, harus menjadi gerakan kolektif yang tumbuh dari kesadaran warga. Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, cita-cita menjadikan Tasikmalaya sebagai kota yang bersih, sehat, dan asri diyakini bisa terwujud berkelanjutan.

Ke depan, program ini akan menyasar titik-titik lain di 10 kecamatan. Selain bersih-bersih, edukasi soal pengelolaan sampah rumah tangga juga akan digencarkan. Tujuannya agar warga tidak hanya ikut saat ada kegiatan, tapi juga disiplin menjaga lingkungan tiap hari.

Lewat sapu, sabit, dan semangat gotong royong, Jalan Mangin hari itu menjadi bukti: kota yang resik lahir dari kepedulian bersama.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama