Media Warga+62.My.id – Madrasah Diniyyah Takmiliyah Attarbiyah (MDTA) Al Ma'arij menggelar Akhirussanah atau Imtihan, yang digelar di halaman Madrasah Al Ma'arij, Babakan Pala, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa malam, (16/06/2026).
Halaman madrasah berubah jadi lautan warga. Tenda penuh sesak, anak-anak berseragam rapi, orang tua mengabadikan momen wisuda kecil itu dengan ponsel. Sorak bangga terdengar setiap kali nama santri dipanggil ke panggung.
Kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menambah semangat para santri, mereka menyanyikan nadom dan mars kebaanggana lembaga mereka.
Ketua RW 010 Babakan Pala, Deni Buldani, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengapresiasi kekompakan warga yang bahu membahu menyukseskan hajatan tahunan tersebut.
“Ini bukti kalau warga kita solid. Dari mulai tenaga, pikiran, sampai dana, semua bergerak untuk anak-anak kita,” ujar ketua RW yang akrab disapa Uden.
Ia menyebut kehadiran orang nomor dua di Pemkot itu sebagai berkah sekaligus motivasi bagi para santri.
“Mudah-mudahan jadi penyemangat anak-anak untuk terus menuntut ilmu,” ucapnya.
Ia pun berharap kegiatan ini tak berhenti pada seremonial. “Semoga kekompakan malam ini menular ke kegiatan lain. Silaturahmi makin erat, kampung makin berkah,” tutupnya.
Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra mengapresiasi semangat gotong royong warga Babakan Pala. Ia menegaskan, madrasah punya peran vital di tengah arus digitalisasi.
“Pintar saja tidak cukup. Generasi Qurani harus berkarakter dan berakhlakul karimah. Madrasah inilah tempat menyemainya,” tegas Diky.
Diky mengingatkan, derasnya informasi digital kerap menggerus adab. Karena itu, ia mendorong orang tua dan guru MDTA terus menanamkan akhlak mulia sejak dini.
“Teknologi boleh canggih, tapi kalau akhlak runtuh, kita kehilangan segalanya,” pesannya di hadapan ratusan warga.
Kepada para santri, Diky memberi motivasi khusus. Ia meminta mereka tak lelah belajar, menghormati guru, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Kalian calon pemimpin. Jaga hafalan, jaga sikap. Kota Tasikmalaya butuh generasi yang cerdas sekaligus santun,” pungkasnya.***
