Gandeng Atap Digital, Publisher Prodigi Buka Akses Royalti Global bagi Musisi Priangan Timur

Media Warga+62.My.id – Di tengah maraknya penggunaan karya tanpa izin dan masih rendahnya literasi legalitas di kalangan musisi daerah, PT Pro Aktif Digital Kreasi Jakarta atau Prodigi resmi melebarkan sayap ke Priangan Timur. Kolaborasi dengan Atap Digital Tasikmalaya milik Kang Atik jadi pintu masuk bagi pencipta lagu lokal untuk mengelola hak cipta secara profesional.  

Owner Prodigi, Restu, menyampaikan hal itu usai bertemu Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, Selasa (28/04/2026). “Kami hadir di Kota Tasik lewat kerja sama dengan Kang Atik. Pencipta lagu semua genre silakan bergabung,” ujar Restu.  

Prodigi memposisikan diri sebagai jembatan bagi musisi daerah yang selama ini kesulitan mengakses publisher. Banyak potensi pencipta lagu di Tasikmalaya dan Priangan Timur, namun belum ada lembaga yang mengakomodir hak ekonomi mereka di ranah digital.  

“Kehadiran kami untuk memastikan hak-hak pencipta lagu lebih terlindungi, terutama di platform digital. Karya bisa didistribusikan global, royalti pun lebih maksimal,” tegas Restu.  

Distribusi musik Prodigi menjangkau Spotify, Apple Music, TikTok, Facebook, Instagram, WhatsApp, hingga YouTube. Musisi cukup mendaftar gratis melalui Kang Atik di Atik Recording Kota Tasikmalaya yang kini jadi sub Prodigi untuk wilayah Priangan Timur. Syaratnya sederhana: mengisi formulir, melampirkan KTP, NPWP, nomor rekening, dan karya.  

Restu menyebut respons musisi lokal sangat positif. “Hari ini saja sudah ada beberapa yang resmi bergabung. Teknis lain bisa langsung ke Kang Atik,” katanya.  

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, kehadiran Prodigi menjawab kebutuhan lama musisi Tasik akan publisher resmi. “Pemkot sangat mendukung kreativitas musisi untuk terus berkarya. Prodigi bisa jadi wadah agar musisi daerah berkiprah di era industri musik digital,” ujar Diky.  

Diky menilai, langkah ini sejalan dengan upaya Pemkot mendorong ekonomi kreatif. Dengan manajemen hak cipta yang rapi, musisi lokal tak hanya berkarya, tapi juga mendapat kepastian ekonomi dari karyanya.  

Bagi musisi Priangan Timur, kehadiran Prodigi membuka peluang baru. Tak perlu ke Jakarta, urusan publishing, distribusi, hingga penagihan royalti kini bisa diakses dari Tasikmalaya.(Vhet)***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama