Media Warga+62.My.id - Di tengah kesibukan aktivitas perkotaan, PT Permodalan Nasional Madani atau PNM Cabang Tasikmalaya kembali menunjukkan kepedulian sosialnya. Melalui Baitul Maal Madani, PNM menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan pemberian santunan untuk 50 anak yatim piatu.
Acara yang digelar pada Jumat, 11 September 2026 itu bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi ajang silaturahmi dan berbagi yang penuh makna.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pemimpin Cabang PNM Tasikmalaya Ara Koswara, Wakil Pemimpin Cabang Nunung Hidayaty, jajaran manajer, pengurus DKM Masjid Al Ilyas Hidayat, serta seluruh karyawan PNM yang larut dalam semangat kebersamaan.
Wujudkan Keteladanan Nabi Dalam Aksi Sosial
Pemimpin Cabang PNM Tasikmalaya Ara Koswara mengatakan, peringatan Maulid Nabi selalu menjadi momentum untuk merenungkan kembali bagaimana membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak mulia, kasih sayang, dan kepekaan terhadap sesama.
"Nilai-nilai inilah yang kami coba terapkan tidak hanya di lingkungan kerja, tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Ara.
Menurutnya, bagi lembaga yang fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat, keberhasilan perusahaan tidak hanya dilihat dari capaian bisnis. Namun yang lebih penting adalah sejauh mana keberadaan perusahaan mampu memberikan manfaat dan menjadi solusi bagi masyarakat sekitar.
"Baitul Maal Madani hadir sebagai wujud dari komitmen itu. Kami ingin kepedulian ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim yang menjadi harapan masa depan," kata Ara.
50 Anak Yatim Tersenyum Bahagia
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim piatu. Senyum bahagia terlihat dari wajah anak-anak penerima bantuan. Bagi mereka, santunan tersebut bukan sekadar bingkisan materi, melainkan bukti bahwa mereka tidak sendiri.
Suasana kekeluargaan terasa begitu kental ketika pimpinan, karyawan, dan anak-anak yatim berbaur tanpa sekat. Interaksi yang hangat itu menjadi gambaran bahwa kedekatan emosional akan lebih bermakna jika dibangun dengan ketulusan.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara PNM dan masyarakat Tasikmalaya semakin erat. Sekat formalitas antara korporasi dan warga pun melebur menjadi satu komunitas yang saling menguatkan.
Tanamkan Budaya Kerja Berbasis Kebermanfaatan
Lebih dari sekadar aksi sosial, kegiatan ini juga memiliki misi untuk internal perusahaan. Keteladanan Rasulullah seperti sifat amanah, jujur, sederhana, dan selalu berorientasi pada kebermanfaatan diharapkan dapat meresap dalam setiap insan PNM.
Ketika nilai-nilai tersebut diterapkan dalam pekerjaan, pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha ultra mikro di Tasikmalaya akan lebih tulus dan maksimal.
"Ke depan, langkah kecil ini kami harap bisa memicu gerakan sosial yang lebih luas," tegas Ara.
Ia menambahkan, PNM Cabang Tasikmalaya berkomitmen untuk terus konsisten menebar kebaikan. Baginya, roda ekonomi dan nilai kemanusiaan harus berjalan beriringan untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata, khususnya di wilayah Priangan Timur.***
