Diky Candra : Indoboxing Salah Satu Solusi Alternatif Mengurangi Aksi Kekerasan Di Jalan Raya


Media Warga+62.My.id – Ketua Umum Akademi Indoboxing secara resmi melantik Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Periode 2026-2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 19 September 2026.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, yang juga secara resmi ditunjuk sebagai Pembina Akademi Indoboxing. Hadir pula Ketua MUI Kota Tasikmalaya, tokoh olahraga, dan puluhan anggota Indoboxing.

Ketua Umum Akademi Indoboxing, H. Rana Nur Alamsyah, mengungkapkan sebanyak 26 orang dikukuhkan menjadi pengurus pusat untuk masa bakti empat tahun ke depan. Ia menegaskan fokus utama kepengurusan baru adalah penguatan organisasi dan pembinaan atlet.

“Fokus utama kami ke depan adalah penguatan regulasi organisasi, standardisasi kurikulum akademi, serta perluasan pembinaan atlet usia dini di berbagai daerah,” ujar Rana.

Rana menyampaikan kabar baik, saat ini Indoboxing telah berkembang pesat dan diterima di dunia pendidikan. Tercatat sudah ada 6 sekolah di Kota Tasikmalaya yang menjadikan Indoboxing sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Alhamdulillah, sudah ada 6 sekolah yang memasukkan Indoboxing ke dalam ekstra kurikuler mereka. Ini bukti bahwa Indoboxing diterima positif,” katanya.

Ia menjelaskan, Indoboxing berawal dari kepedulian untuk merangkul orang-orang yang biasa berkelahi di jalanan agar diarahkan menjadi sesuatu yang bernilai prestasi. Di dalamnya terdapat kolaborasi bela diri seperti silat, muaythai, dan kickboxing yang dikemas secara modern.

“Kita rangkul orang yang biasa berkelahi di jalanan, agar bisa menyalurkan energi, emosi dan minat bakat mereka melalui olahraga bela diri secara terarah. Selain itu ada juga siraman rohaninya, dengan menggandeng Ketua MUI Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Target besar ke depan, Indoboxing akan berjuang untuk bisa masuk menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) agar bisa berkompetisi secara resmi dan melahirkan atlet berprestasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara mengapresiasi hadirnya Indoboxing di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, Indoboxing menjadi salah satu ruang berkreasi bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobi dan bakat ke arah yang lebih positif.

Ia menilai Indoboxing menjadi salah satu solusi alternatif untuk mengurangi kenakalan remaja, seperti kekerasan di jalan raya, tawuran, dan geng motor yang akhir-akhir ini marak di Kota Tasikmalaya.

“Ditengah maraknya kenakalan remaja seperti geng motor dan tawuran, Indoboxing hadir sebagai wadah yang positif. Dirangkul oleh Indoboxing bisa menjadi terarah,” ujarnya.

Diky juga menyoroti kondisi keterbatasan anggaran daerah saat ini yang berdampak pada kurangnya penerangan jalan, minimnya CCTV, dan keterbatasan personel keamanan. Sehingga penanganan kenakalan remaja tidak bisa dibebankan kepada pemerintah dan aparat keamanan saja.

“Penanganan masalah kenakalan remaja atau geng motor tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi Indoboxing yang telah menanamkan nilai-nilai religi bagi para anggotanya sebagai penyeimbang untuk mengekang hawa nafsu.

“Apalagi ada bimbingan agama langsung dari Pak Kiai Aminudin. Indoboxing bisa menjadi olahraga yang lebih inklusif, modern dan berprestasi,” pungkasnya.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama