Media Warga+62.My.id - Sorak sorai penonton memecah Stadion Wiradadaha, Minggu 2/8/2026. Puncak Piala Suratin PSSI Kota Tasikmalaya 2026 akhirnya digelar. Dari 17 tim U13 dan 15 tim U15 yang bertarung sejak fase grup, hanya empat tim yang bertahan hingga partai puncak demi memperebutkan tiket ke Suratin tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dua laga final berlangsung dengan tensi tinggi. Di kelompok U13, Galuh Putra berhadapan dengan Cio Foundation. Sementara di U15, DK Privat bersua R23.
Begitu peluit dimulai, tempo permainan langsung naik. Kedua tim di tiap kelompok usia saling menyerang. Para pemain muda bermain lepas dan penuh semangat. Di pinggir lapangan, pelatih tak henti memberi arahan, berteriak dan mengatur strategi untuk memburu gol.
Galuh Putra dan DK Privat Ukir Sejarah
Drama di U13 dimenangkan Galuh Putra. Tim ini tampil disiplin dan efektif, lalu berhasil mengandaskan perlawanan Cio Foundation untuk dinobatkan sebagai juara Kota Tasikmalaya.
Sementara di U15, DK Privat tampil dominan. Mereka menaklukkan R23 dan memastikan gelar juara. Bagi R23, hasil ini sekaligus mengakhiri langkah mereka di kompetisi level kota.
Usai pertandingan, Ketua PSSI Kota Tasikmalaya H. Wahid, S.Pd., menutup seluruh rangkaian turnamen. Ia mengapresiasi perjuangan seluruh tim dan mengucapkan selamat kepada para juara yang akan mewakili Tasik di Suratin Jabar di Garut.
"Seharusnya final provinsi bisa kita gelar di Wiradadaha. Tapi kondisi lapangan belum mendukung. Semoga ke depan bisa kita perbaiki agar Tasik punya kesempatan jadi tuan rumah," kata Wahid.
Prestasi Sepak Bola Usia Dini Tasik Meningkat
Menurut Wahid, pembinaan sepak bola usia dini di Tasikmalaya terus mengalami kemajuan. Buktinya, pada 2025 lalu wakil Kota Tasik mampu finish sebagai runner-up Suratin Jabar.
"Itu jadi motivasi. Jangan cepat puas. Jaga semangat, jaga disiplin latihan. Bawa nama Tasik dan raih hasil terbaik di Garut nanti," pesannya kepada para pemain.
DK Privat Borong Penghargaan Individu U15
Selain gelar juara tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain terbaik sepanjang turnamen.
Untuk U13, gelar Top Skor diraih Dapa dari DK Privat. Zidan dari Cio Foundation terpilih sebagai Best Kiper. Dan Alif dari Galuh Putra dinobatkan sebagai Best Player.
Di U15, DK Privat mendominasi. Raziv keluar sebagai Top Skor, Ganesha meraih Best Kiper, dan Naufal menyabet predikat Best Player. Sapu bersih penghargaan individu ini menunjukkan kekuatan kedalaman skuad DK Privat musim ini.
Dengan berakhirnya Suratin tingkat kota, kini seluruh perhatian tertuju pada persiapan ke Garut. Targetnya jelas: mengulang prestasi tahun lalu, bahkan melangkah lebih jauh dan mengangkat nama Kota Tasikmalaya di pentas sepak bola pembinaan Jawa Barat.***
