Tasikmalaya Siap Jadi Tuan Rumah Harkopnas 2026, Revitalisasi Sejarah Koperasi Dimulai 26 Juli


Media Warga+62.My.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya memantapkan langkah menjadi tuan rumah peringatan Hari Koperasi Nasional Harkopnas 2026. Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan melakukan audiensi dengan Kementerian Koperasi RI di Jakarta, Rabu (08/07/2026).

Pertemuan itu sekaligus menjadi titik awal penguatan identitas Tasikmalaya sebagai salah satu kota kelahiran gerakan koperasi di Indonesia.

Usung Tema "Menghidupkan Sejarah, Membangun Ekosistem Koperasi Masa Depan

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Viman memaparkan proposal penyelenggaraan Harkopnas kepada Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono. 

Tema yang diusung adalah "Menghidupkan Sejarah, Membangun Ekosistem Koperasi Masa Depan". Tema ini dipilih agar peringatan Harkopnas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak nyata bagi penguatan ekonomi kerakyatan.

Salah satu agenda utama yang disepakati adalah groundbreaking revitalisasi kawasan bersejarah Kongres Koperasi Pertama. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli 2026 dan masuk dalam rangkaian Harkopnas.

“Kota Tasikmalaya punya sejarah panjang dalam gerakan koperasi. Momentum Harkopnas ini kita gunakan untuk membangkitkan kembali koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat yang adaptif terhadap zaman,” kata Viman.

Revitalisasi tidak hanya menyasar pembenahan fisik bangunan. Kawasan bersejarah tersebut akan dikembangkan menjadi ruang publik yang edukatif, produktif, dan inklusif.

Konsepnya, lokasi itu akan menjadi pusat pembelajaran sejarah koperasi, pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus tempat berkumpulnya pelaku koperasi, UMKM, dan komunitas.

“Harapannya kawasan ini bisa jadi rumah kolaborasi. Anak muda, milenial, Gen Z, semua bisa terlibat agar semangat gotong royong dan nilai koperasi tetap hidup,” ujar Viman.

Kementerian Koperasi Dorong Transformasi Digital

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyambut baik rencana tersebut. Ia menyebut revitalisasi kawasan bersejarah sebagai upaya menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Menurut Ferry, kawasan itu akan dirancang memadukan nilai sejarah dengan inovasi. Sehingga bisa menjadi wadah kolaborasi pelaku koperasi, UMKM, komunitas, hingga generasi muda.

Selain revitalisasi, pertemuan juga membahas penguatan koperasi di era digital. Mulai dari peningkatan daya saing, digitalisasi layanan koperasi, hingga pembangunan ekosistem yang mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan.

Targetkan Dampak Luas bagi UMKM dan Pariwisata

Pemerintah Kota Tasikmalaya optimistis sinergi dengan Kementerian Koperasi akan membawa dampak besar. Selain menghidupkan kembali nilai sejarah, Harkopnas diharapkan menguatkan koperasi lokal, mempromosikan produk UMKM, dan meningkatkan kunjungan wisata.

Dengan revitalisasi kawasan bersejarah, Pemkot menargetkan lahirnya ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing.

“Ini bukan hanya soal mengenang masa lalu. Tapi bagaimana kita menjadikan sejarah sebagai energi untuk membangun masa depan koperasi di Tasikmalaya,” pungkas Viman.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama