Puskesmas Bungursari Gelar Lokakarya Mini, Bahas Capaian Kesehatan dan Solusi Bersama Warga


Media Warga +62.My.id - UPTD Puskesmas Bungursari menggelar Lokakarya Mini Triwulanan di Aula Kantor Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/7/2026).

Forum ini menjadi ruang evaluasi kinerja pelayanan kesehatan sekaligus menyusun strategi bersama untuk mengatasi persoalan kesehatan di wilayah Bungursari.

Kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kader kesehatan, dan perwakilan elemen masyarakat lainnya.

Kepala UPTD Puskesmas Bungursari sekaligus Plt. Kepala UPTD Puskesmas Sukalaksana, dr. Eko Anggoro Sulistyaji, mengatakan lokakarya mini rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

"Ini forum untuk melihat capaian kinerja yang sudah kita laksanakan selama triwulan berjalan. Dari situ kita evaluasi, mana yang sudah bagus dan mana yang perlu diperbaiki ke depan," ujar dr. Eko.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif sangat penting dalam menyelesaikan masalah kesehatan. Sebab banyak persoalan tidak bisa diselesaikan hanya oleh tenaga kesehatan saja.

"Masalah stunting, DBD, kesehatan ibu dan anak, sampai penyakit tidak menular, semuanya butuh peran serta masyarakat dan lintas sektor. Makanya tokoh masyarakat, agama, dan pemuda kami undang," jelasnya.

Dalam lokakarya ini, berbagai permasalahan kesehatan yang muncul di lapangan dibahas secara terbuka. Mulai dari rendahnya cakupan imunisasi di beberapa RW, kasus diare saat musim kemarau, hingga masih adanya warga yang enggan memeriksakan kesehatan secara rutin.

Setiap perwakilan diberi ruang untuk menyampaikan masukan. Tokoh masyarakat menyoroti pentingnya edukasi door to door. Tokoh agama mengusulkan penyampaian pesan kesehatan melalui pengajian. Sementara tokoh pemuda siap membantu sebagai relawan untuk kegiatan posyandu dan penyuluhan.

"Dengan duduk bersama seperti ini, kami bisa tahu langsung kendala di lapangan. Nanti kita carikan solusinya bareng-bareng," kata dr. Eko.

Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rencana tindak lanjut yang ditargetkan selesai di triwulan berikutnya. Puskesmas juga berkomitmen meningkatkan promosi kesehatan melalui media sosial dan kegiatan di tingkat RW.

Camat Bungursari yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif Puskesmas. Ia menilai forum ini efektif untuk menyamakan persepsi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

"Kesehatan itu tanggung jawab kita bersama. Kalau semua unsur bergerak, target-target kesehatan di Bungursari pasti bisa tercapai," ujarnya.

Lokakarya ditutup dengan penyusunan komitmen bersama. Para peserta sepakat untuk terus mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, meningkatkan kunjungan ke fasilitas kesehatan, serta mendukung program-program prioritas seperti penurunan stunting dan pencegahan DBD.

Dengan semangat gotong royong, Puskesmas Bungursari optimis pelayanan kesehatan di wilayahnya bisa semakin merata dan berkualitas.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama