PD PASI Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik, Siap Jaga Budaya Sunda dan Perkuat Peran Sosial


Media Warga+62.My.id – Pengurus Daerah Pasundan Istri atau PD PASI Kota Tasikmalaya masa bakti 2026-2031 resmi dilantik. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Binangkit, Hotel Mandalawangi, Kota Tasikmalaya, Selasa (07/07/2026).

Pelantikan ini menjadi tonggak awal kepengurusan baru untuk menjalankan berbagai program di bidang budaya, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

Ketua PD PASI Kota Tasikmalaya Hj. Elin Herlina, http://M.Pd, mengatakan kepengurusan baru ini merupakan hasil dari Konferensi Daerah yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Dalam sambutannya, Elin menyoroti tantangan besar yang dihadapi saat ini. Nilai-nilai budaya Sunda dinilai semakin memudar, terutama di kalangan remaja.

“Di era digitalisasi sekarang, pengaruh budaya asing sangat kuat. Sementara banyak yang masih menganggap mendalami seni dan budaya tradisional itu kolot,” ujarnya.

Kondisi itulah yang membuat PASI berkomitmen untuk mengembalikan kebanggaan terhadap budaya lokal. Langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi organisasi agar lebih solid dan bergerak bersama.

“PASI punya visi mewujudkan perempuan Indonesia sesuai Dasawaluya yang menjadi pedoman kami dalam menjalankan program. Dari situ kami ingin membentuk perempuan yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya,” jelas Elin.

Selain fokus pada pelestarian budaya, PASI Kota Tasikmalaya juga aktif di berbagai kegiatan sosial. Beberapa di antaranya adalah pendampingan anak kurang mampu, pembinaan panti asuhan, hingga kegiatan sosial lain yang menyentuh langsung masyarakat.

Menurut Elin, saat ini tercatat ada 134 anggota PASI Kota Tasikmalaya. Jumlah itu dinilai cukup untuk menjadi agen perubahan dalam menjalankan program-program organisasi.

“134 anggota ini siap bergerak. Mulai dari bidang sosial, budaya, sampai pemberdayaan perempuan. Kami ingin hadir dan memberi manfaat nyata,” katanya.

Ia berharap, dengan kepengurusan baru ini PASI bisa lebih banyak berkolaborasi dengan pemerintah, sekolah, komunitas, dan masyarakat luas.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara yang hadir dalam pelantikan memberikan apresiasi tinggi kepada Pasundan Istri.

Ia menilai, kontribusi PASI sangat penting dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda di tengah arus globalisasi.

“Kami sangat mengapresiasi peran Pasundan Istri. Menjaga budaya bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan seperti PASI,” ucap Diky.

Menurutnya, budaya adalah identitas. Jika identitas itu dijaga, maka generasi muda akan punya akar dan jati diri yang kuat.

Dengan semangat baru, PD PASI Kota Tasikmalaya menargetkan program-programnya bisa menyentuh lebih banyak perempuan dan remaja. Tujuannya satu: menguatkan kembali nilai-nilai Sunda agar tetap hidup dan relevan di zaman sekarang.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama