Perisai Diri Kota Tasikmalaya Temui Wawali, Matangkan Kejuaraan Wali Kota Cup 2026 Oktober Mendatang


Media Warga+62.My.id – Jajaran pengurus Perguruan Silat Perisai Diri Cabang Kota Tasikmalaya bertatap muka langsung dengan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara. Pertemuan sederhana itu membahas satu agenda besar terkait Kejuaraan Perisai Diri Wali Kota Cup 2026.Suasana hangat menyelimuti Bale Sawala, Inspektorat Kota Tasikmalaya, Senin 15 Juni 2026.

Ketua Perisai Diri Cabang Kota Tasikmalaya, Gungun Anantaguna, mengungkapkan kejuaraan tersebut direncanakan digelar Oktober 2026 mendatang.

“Alhamdulillah Pak Wakil Wali Kota menyambut baik dan mendukung rencana kami,” kata Gungun usai pertemuan.

Menurut Gungun, Wali Kota Cup bukan sekadar ajang adu prestasi. Event ini menjadi panggung pembuktian pembinaan Perisai Diri yang sudah masuk sebagai ekstrakurikuler di 32 sekolah se-Kota Tasikmalaya, mulai jenjang SD hingga SMA. Selain itu, kata dia, sebelum pelaksanaan kejuaraan, Perisai Diri juga membuka kesempatan bagi anggota baru.

“Anak-anak tidak hanya belajar jurus. Mereka belajar menghormati guru, menjaga emosi, dan mencintai budaya sendiri,” tambah Gungun.

Ia menyebut antusiasme sekolah terus tumbuh. Setiap tahun jumlah unit latihan di sekolah bertambah karena banyak orang tua melihat manfaat silat untuk membentuk mental dan fisik anak.

Wakil Wali Kota Rd. Diky Candranegara menegaskan dukungannya. Baginya, pencak silat adalah warisan budaya yang harus dilestarikan.

“Silat bukan hanya olahraga. Ini identitas. Selain untuk kesehatan, silat mengajarkan cara melindungi diri dan orang lain dengan bijak,” ujarnya.

Diky menilai masuknya Perisai Diri ke 32 sekolah sebagai capaian penting. Itu berarti pembinaan dilakukan sistematis dari usia dini. Ke depan, Pemkot Tasikmalaya berharap Wali Kota Cup 2026 bisa menjadi agenda tahunan sekaligus magnet sport tourism.

“Kalau dikemas baik, event ini bisa menggerakkan ekonomi.UMKM jalan, nama Tasikmalaya terangkat,” kata Diky.

Lebih jauh, Diky berpesan agar kejuaraan nanti menjunjung tinggi sportivitas. Menang kalah hal biasa, tapi adab pesilat harus diutamakan. Ia juga mendorong kolaborasi dengan KONI, Disdik, dan Dinas Pariwisata agar gaungnya lebih luas.

Dari sisi Perisai Diri, Gungun menyebut persiapan teknis mulai digodok. Kategori yang dilombakan mencakup tanding, seni tunggal, ganda, profile,tanagan kosong, dan bawa senjata. untuk pelajar SD, SMP, dan SMA. Wasit juri akan melibatkan internal Perisai Diri yang sudah berlisensi, agar standar penilaiannya nasional. Lokasi pertandingan masih dibahas, namun GOR Sukapura Dadaha jadi opsi utama.

Tak hanya soal medali, Wali Kota Cup 2026 juga disiapkan sebagai ruang seleksi atlet menuju Porprov dan Kejurnas. “Kami ingin lahir bibit dari Tasikmalaya yang bisa bicara di Jawa Barat bahkan nasional,” tegas Gungun.

Sinergi Perisai Diri dan Pemkot Tasikmalaya ini mempertegas posisi pencak silat sebagai benteng budaya sekaligus sarana pembinaan karakter.

Dengan 32 sekolah yang sudah mengakar, Wali Kota Cup Oktober 2026 bukan hanya tentang siapa juara. Ini tentang merawat tradisi, mencetak atlet, dan menguatkan jati diri Kota Santri lewat jurus-jurus warisan leluhur.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama