Haru dan Syukur Iringi Pelepasan Santri TKA/TPA Al Amanah Rancasenggang Kota Tasikmalaya


Media Warga+62.My.id – Suasana haru menyelimuti prosesi Akhirussanah TKA/TPA Al Amanah yang digelar di ruang kelas Al Amanah, Rancasenggang, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa, 23 Juni 2026. 

Meski berlangsung sederhana, acara pelepasan santri itu sarat makna. Santriwan-santriwati bersama orang tua wali tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci, penampilan hafalan, hingga prosesi wisuda dan pemberian piagam tanda tamat belajar.

Kepala Sekolah TKA/TPA Al Amanah, Lia Kurniawati,S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas capaian anak didiknya. Setelah melalui proses belajar yang penuh kesabaran, seluruh santri dinyatakan lulus dan mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. 

“Ini buah dari kesabaran guru dan semangat anak-anak. Tugas kami mengantar mereka sampai bisa, selanjutnya mereka yang meneruskan,” ucap Lia dengan mata berkaca-kaca.

Ia menegaskan, pendidikan dasar Al-Qur’an menjadi bekal penting sebelum anak melanjutkan ke jenjang sekolah formal yang lebih tinggi. Karena itu, Al Amanah berkomitmen menjaga kualitas pengajaran tahsin, tahfidz, dan akhlak sejak usia dini.

Mewakili para orang tua, Elis menyampaikan terima kasih mendalam kepada para guru. Ia menyebut dedikasi dan kasih sayang pendidik Al Amanah telah menumbuhkan kecerdasan spiritual anak-anak. 

“Semoga semua bentuk pengorbanan, dedikasi, dan kasih sayang guru-guru menjadi ladang amal saleh,” ujarnya.

Perasaan campur aduk dirasakan wali murid. Di satu sisi, mereka bangga karena putra-putrinya dinyatakan lulus dan mahir membaca Al-Qur’an. Namun di sisi lain, ada rasa sedih karena harus berpisah dengan guru dan keluarga besar Al Amanah yang setiap pagi menyambut dengan hangat.

Akhirussanah kali ini juga diisi dengan doa bersama, penyerahan cendera mata dari santri untuk guru, serta penampilan kreasi seni. Tangis haru pecah saat para santri bersalaman satu per satu dengan ustaz dan ustazah yang selama ini membimbing mereka.

TKA/TPA Al Amanah berharap lulusan tahun ini terus melanjutkan kebiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an di rumah maupun di sekolah berikutnya. “Jangan berhenti sampai di sini. Jadikan Al-Qur’an sahabat seumur hidup,” pesan Lia menutup acara.

Dengan semangat “mengantar sampai bisa”, Al Amanah kembali membuktikan perannya sebagai madrasah awal pembentukan generasi qurani di Tasikmalaya. Dari ruang kelas sederhana di Rancasenggang, lahir harapan besar untuk masa depan anak-anak yang cinta Al-Qur’an.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama