Diky Candra Gandeng DPR dan DPD RI, untuk Kemajuan UMKM dan Sertifikasi Halal Gratis


Media Warga+62 My.id – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candra, bergerak cepat mencari solusi bagi pelaku UMKM di tengah keterbatasan anggaran daerah. Diky menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Halal, Anggota DPD RI Alfiansyah Bustomi atau Komeng, serta Anggota DPR RI Hj. Lola Nelria Oktavia.

Pertemuan ini fokus pada ikhtiar memfasilitasi sertifikasi halal bagi ribuan UMKM kuliner di Kota Tasikmalaya. “UMKM kuliner kita lumayan banyak. Kami ingin ada fasilitas logo halal plus jaminan halalnya. Karena Pemkot tidak ada anggaran lagi untuk membantu fasilitas UMKM,” kata Diky, Kamis , (11/06/2026).

Bagi Diky, label halal bukan sekadar simbol. “Pertama, halal menandakan bersih dan aman. Kedua, bagi umat Muslim ini penting agar karakter buruk dan ragam penyakit hati tidak banyak hinggap dalam diri manusia. Makanan haram bisa jadi sumber segalanya,” tegas Diky. 

Ia mencontohkan, koruptor yang Muslim pasti menolak diberi daging babi karena haram, tapi tidak sadar bahwa korupsi juga haram. 

“Artinya, semua yang mencintai kebersihan dan umumnya umat Islam insyaAllah terselamatkan dari ragam hal buruk bila memakan makanan halal,” tambah Diky.

Ia menuturkan, bahwa Kepala Badan Halal yang hadir juga turut memaparkan fakta menarik. Banyak negara non-Muslim justru menerima produk berlogo halal dari negara lain karena dianggap “double clean” atau terjamin kebersihannya. Istilah itu bahkan populer di Korea sebagai standar kualitas tinggi.

Menyikapi kondisi ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja, Diky juga melakukan brainstorming bersama Lola dan Komeng. Beberapa rencana dibahas untuk Kota Tasikmalaya. Di antaranya kerja sama dengan Bapanas untuk menggelar sembako murah bersama Komeng dan Lola.

Ada pula gagasan mencari orang tua angkat bagi cabang olahraga, hingga sosialisasi hukum ke masyarakat terkait kekerasan pada perempuan, disiplin anggaran, dan isu sosial lainnya.

“Secara fiskal kondisi kota sedang tidak baik-baik saja. Karena itu kami berharap kegiatan-kegiatan ini bisa diwujudkan di Kota Tasikmalaya,” ujar Diky.

Ia mengakui Pemkot butuh dukungan pusat dan legislatif untuk menggerakkan program yang langsung menyentuh masyarakat. “Mohon doanya semoga ikhtiar kecil ini membawa hasil,” pungkasnya.*** 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama