Media Warga+62.My.id – Tawa, pelukan, dan cerita nostalgia pecah di Balroom Hotel Santika, Jl. Yudanegara, Kota Tasikmalaya, Sabtu 30 Mei 2026. Ratusan Alumni SMAN 2 Tasikmalaya angkatan 1999 berkumpul dalam acara Reuni Perak, menandai 26 tahun kelulusan mereka dari bangku SMA.
Suasana hangat penuh kebersamaan langsung terasa sejak pintu registrasi dibuka. Satu per satu alumni berdatangan, saling menyapa dengan panggilan khas masa sekolah.Seragam putih abu-abu boleh sudah lama disimpan, namun ikatan persahabatan mereka tetap awet.
Acara semakin istimewa dengan hadirnya Plh. Walikota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar SMANDA. Kehadirannya menambah semangat para alumni yang kini berkarier di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, swasta, wirausaha, hingga profesional.
Ketua Umum Alumni SMANDA angkatan 1999, Iman Hilman, menyebut momen ini sebagai Reuni Perak. Istilah perak dipilih karena usia kelulusan sudah menginjak 26 tahun, angka yang merefleksikan kematangan sekaligus kekilauan kebersamaan.
“Reuni ini sebenarnya sempat tertunda dua tahun karena berbagai kondisi. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana. Teman-teman datang dari berbagai kota, ada yang dari Jakarta, Bandung, dan wilayah lainnya ” ungkap Iman, yang juga dosen Unsil.
Menurut Iman, tujuan utama reuni bukan sekadar kumpul-kumpul. Lebih dari itu, acara ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi, membuka jejaring, dan merancang kontribusi nyata untuk almamater serta Kota Tasikmalaya.
Berbagai rangkaian acara disiapkan panitia. Mulai dari pemutaran video dokumenter perjalanan angkatan 1999, penampilan musik akustik lagu-lagu era 90-an, hingga sesi testimoni yang membuat suasana haru. Tak ketinggalan, doa bersama untuk guru dan rekan yang telah berpulang dipanjatkan dengan khidmat.
Plh. Walikota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, dalam sambutannya mengapresiasi kekompakan Alumni SMANDA 99. Ia menyebut, kekuatan alumni bisa menjadi motor penggerak pembangunan daerah jika diarahkan dengan baik.
“SMANDA melahirkan banyak lulusan hebat. Kalau potensi ini disatukan, saya yakin banyak hal positif bisa kita lakukan untuk Kota Tasikmalaya,” ujar Diky.
Ia juga berpesan agar semangat kebersamaan tidak berhenti di balroom hotel. Alumni diharapkan terus menjaga komunikasi dan membuat program sosial yang bermanfaat, seperti beasiswa untuk adik kelas atau bakti sosial di lingkungan sekitar.
Reuni Perak SMANDA 1999 ditutup dengan foto bersama dan pembagian cenderamata. Sebelum pulang, para alumni sepakat membentuk grup komunikasi aktif dan menjadwalkan temu kangen berikutnya.
Meski usia sudah tidak muda, semangat mereka tetap membara. Reuni ini membuktikan bahwa persahabatan masa SMA adalah salah satu harta paling berharga. Dari Balroom Hotel Santika, Alumni SMANDA 99 pulang membawa satu keyakinan, 26 tahun berlalu, tapi cerita tentang kebersamaan belum akan usai.***

