Media Warga+62.My.id – Terik matahari di Desa Sukadalem, Waringinkurung, tak menyurutkan antusiasme warga yang memadati markas Brigif TP 87/Salakanagara, Selasa [12/05/2026]. Di tanah kelahirannya sendiri, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., menandai dimulainya pembangunan Masjid Al Gandara 87 melalui peletakan batu pertama.
Acara berlangsung khidmat dan penuh makna. Pembangunan masjid ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Gandara Group37, Irjen Kemendes, dan Sahabat Ryano. Tak hanya seremoni, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian 1.100 paket sembako bagi warga kurang mampu di sekitar markas. Senyum dan rasa syukur terpancar dari ribuan warga yang hadir.
Pulang Kampung Sang “Jenderal Santri”
Bagi Mayjen TNI Kosasih yang akrab disapa “Jenderal Santri”, momen ini lebih dari sekadar seremoni militer. Ia menyebutnya sebagai ajang pulang kampung yang penuh emosi. Pria kelahiran Cimanuk, Pandeglang ini berbagi kisah hidup yang menginspirasi.
“Saya asli Banten. Dulu saya besar di masjid. Dari kecil sampai SMA saya jadi marbot. Kisah hidup saya membuktikan, marbot pun bisa jadi Jenderal,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.
Kosasih berharap Masjid Al Gandara 87 tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter dan kepemimpinan. Ia bermimpi dari masjid ini akan lahir pemimpin masa depan, mulai dari bupati, Dandim, hingga Pangdam.
Kolaborasi Tiga Pilar untuk Syiar Islam
Pembangunan masjid ini menjadi bukti nyata sinergi tiga pilar: militer, birokrasi, dan swasta. H. Cahya Gandara dari Gandara Group37 menegaskan komitmen perusahaannya dalam membangun sarana ibadah.
“Kami ingin masjid ini menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan,” tegasnya. Hingga kini, Gandara Group telah meresmikan 2.044 unit masjid dan sedang memproses ratusan unit lainnya di berbagai daerah.
Irjen Kemendes dan Sahabat Ryano turut mendukung penuh proyek ini. Muhamad Ryano menyampaikan pesan singkat yang mengena, “Bersyukur karena bahagia, dan bahagia karena bersyukur.”
Target Rampung 3 Bulan, Banten Bersiap Punya Pusat Peradaban Baru
Di bawah arahan langsung Pangdam III/Siliwangi, pembangunan Masjid Al Gandara 87 ditargetkan selesai dalam tiga bulan. Proyek ini diharapkan menjadi pusat peradaban baru di Tanah Jawara yang membentuk generasi muda unggul dan religius.
Aksi kemanusiaan melalui pembagian sembako juga menjadi bukti bahwa pembangunan fisik berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Dengan semangat kebersamaan, Masjid Al Gandara 87 diproyeksikan menjadi mercusuar peradaban Islam yang memberi dampak luas bagi masyarakat Banten dan sekitarnya.***
