Kondisi Diky Candranegara Berangsur Membaik, Pemerintahan Jalan di Tengah Kekosongan Pejabat


Media Warga+62.My.id – Kondisi Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif di RS Hermina selama beberapa hari. Hari ini, (Jum'at, 15/05/2026) sudah boleh pulang dan akan menjalani masa pemulihan di rumah.

Diky sebelumnya dilarikan ke rumah sakit pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, usai melepas keberangkatan calon jemaah haji kloter 28 dan 29 di Gedung Dakwah Islamiyah Kota Tasikmalaya. Kelelahan akibat rangkaian agenda padat diduga menjadi penyebab utama penurunan kondisinya.

“Alhamdulillah, kondisi Bapak berangsur membaik, dan hari ini sudah di perbolehkan pulang, dan akan menjalani istirahat di rumah untuk pemulihan. Mudah-mudahan segera pulih dan dapat menjalankan aktivitas kembali,” ujar salah satu ajudan Diky Candranegara.

Kondisi kesehatan Plh Wali Kota menjadi perhatian karena saat ini beberapa posisi penting di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya tengah kosong. Sejumlah pejabat tinggi sedang menunaikan ibadah haji, di antaranya Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sandi Lesmana, serta Kapolres Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto.

Kekosongan ini membuat peran Diky Candranegara sebagai “penjaga gawang” pemerintahan menjadi sangat vital. Ia memikul tanggung jawab untuk menjaga kelancaran roda birokrasi dan pelayanan publik selama Wali Kota definitif belum kembali bertugas.

Namun sakit yang dialami Diky dikhawatirkan dapat sedikit menghambat jalannya pemerintahan. Apalagi jabatan Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya juga belum definitif. Usulan sebelumnya ditolak karena berbenturan dengan regulasi, sehingga proses pengisian jabatan masih dalam tahap penyesuaian administratif.

Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan. Seluruh perangkat daerah diminta menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara maksimal agar tidak terjadi stagnansi. Koordinasi antar instansi terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pemerintahan di tengah kondisi transisi ini.

Kepala BKPSDM Kota Tasikmalaya sebelumnya menegaskan bahwa proses pengisian kekosongan jabatan Sekda dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018. Penunjukan Plh Sekda bersifat sementara sambil menunggu persetujuan Gubernur Jawa Barat untuk penetapan Penjabat Sekretaris Daerah.

Sementara itu, doa dan dukungan terus mengalir dari masyarakat dan aparatur sipil negara untuk kesembuhan Diky Candranegara. Banyak pihak berharap ia segera pulih agar bisa kembali memimpin jalannya pemerintahan sehari-hari.

Dengan semangat kerja sama antar perangkat daerah, Pemkot Tasikmalaya optimistis pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Roda pemerintahan ditargetkan tetap berjalan normal, profesional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan hingga seluruh pejabat kembali bertugas.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama