Sampah di Kota Tasikmalaya Naik 15 Persen Saat Libur Lebaran


Media Warga+62.My.Id - Libur Lebaran 2026 membawa konsekuensi tersendiri bagi kebersihan lingkungan di Kota Tasikmalaya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat adanya lonjakan volume sampah yang cukup signifikan, mencapai 15 persen dibandingkan hari-hari biasanya.

Fenomena penumpukan sampah di sejumlah titik keramaian menjadi pemandangan rutin setiap memasuki masa lebaran.Hal ini dipicu oleh tingginya aktivitas konsumsi masyarakat serta membludaknya jumlah warga pendatang atau pemudik yang masuk ke wilayah Kota Tasikmalaya selama periode Idul Fitri.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini sudah mulai terasa sejak masa Ramadan hingga puncaknya pada 23 Maret 2026.

"Kenaikan volume sampah berkisar antara 10 hingga 15 persen. Di titik-titik keramaian saja, sampah yang berhasil kami angkut mencapai kurang lebih 30 meter kubik," ujar Feri, kepada awak media, Selasa (24/03/2026).

Guna memastikan Kota Resik tidak terkepung sampah, DLH telah menyiapkan skema khusus yakni Sistem Kerja Lembur. Petugas kebersihan dikerahkan dengan jadwal ekstra untuk menyisir tumpukan sampah. Optimalisasi armada juga dilakukan dengan mengerahkan seluruh kendaraan pengangkut dan sarana prasarana 100% tanpa henti.

Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa pola lama yakni sekadar mengambil sampah lalu membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) harus segera ditinggalkan. Pemerintah daerah kini dituntut untuk beralih ke strategi yang lebih berkelanjutan, seperti Gerakan 3R (Reuse, Reduce, Recycle), Ekonomi Sirkular yang melibatkan masyarakat sejak level rumah tangga, dan pengurangan Sampah dari Hulu agar beban TPA tidak terus membengkak.

Feri Arif Maulana mengingatkan bahwa peran aktif warga adalah kunci utama. Masyarakat diimbau keras untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai yang dapat memicu bencana banjir.

" Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan kota. Jangan hanya mengandalkan pemerintah, mulailah dari diri sendiri dengan tidak membuang sampah sembarangan," pungkasnya.

Dengan kesadaran dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Tasikmalaya dapat menjadi kota yang bersih bebas dari sampah.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama