Media Warga+62.My.Id - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Tasikmalaya melaksanakan shalat Idul Fitri di Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya,yang diikuti oleh para Jamaah Muhammadiyah yang ada di wilayah kota Tasikmalaya dan sekitarnya, Jum'at 20 Maret 2026.
Dalam khutbahnya, Ketua PD.Muhamadiyah Ketua PD.Muhamadiyah Kota Tasikmalaya, H.Ayi Mubarok menyampaikan pesan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekedar perayaan kemenangan, tapi menjadi refleksi bagi seluruh jamaah pasca sebulan penuh menjalani ibadah puasa, dimana harus mampu mengubah struktur batin dan akhlak.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak memperuncing perbedaan dalam penetapan Idul Fitri, karena perbedaan itu sudah biasa, janganlah dibesar-besarkan, jadikanlah perbedaan itu sebagai suatu rahmat, tidak sepatutnya dijadikan alasan untuk saling menyalahkan, dan masih banyak kesamaannya daripada perbedaannya.
" Kita tidak perlu memperuncing perbedaan, jadikanlah perbedaan itu suatu rahmat, jangan jadi argumen pembenaran diri sendiri dengan menyalahkan pihak lain yang berbeda pandangan," ujarnya.
Ia berharap, pasca Ramadan ini kebersamaan umat muslim semakin kuat dan meningkat. "Kita harus menjaga ukhwah islamiyah, saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta meningkatkan kebersamaan dan persatuan umat," tambahnya.
Shalat Idul Fitri di Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya dihadiri oleh ribuan jemaah, yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Mereka melaksanakan shalat Idul Fitri dengan khidmat dan khusyu, serta saling bermaafan setelah shalat.
"Kita harus saling memaafkan, dan memulai hidup baru dengan hati yang bersih dan suci, serta meningkatkan kebersamaan dan persatuan umat," kata salah seorang jemaah.
Pada kesempatan itu, H.Ayi Mubarok juga menyampaikan selamat Idul Fitri kepada seluruh jamaah, dan menjadikan sebuah perbedaan menjadi sebuah kekuatan.
"Selamat Idul Fitri 1447 H, semoga kita semua dapat meningkatkan kebersamaan dan persatuan umat, serta menjaga ukhwah islamiyah," tutup Ketua PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya.***
