Media Warga+62.My.Id - Mahasiswa KKN Desa Cilongkrang, Universitas Galuh Ciamis, melaksanakan kegiatan pembuatan pupuk padat organik dan sosialisasi Pupuk Organik Cair (POC) kepada masyarakat Desa Cilongkrang, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dalam pengolahan sampah organik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan pupuk organik.
Dalam kegiatan tersebut, dua narasumber yang terdiri dari Naila Nurazizah, Mahasiswi Jurusan Pendidikan, dan Rahmat Ramadhan, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Unigal,memaparkan tentang bagaimana cara memanfaatkan sampah organik keluarga menjadi pupuk organik yang bisa digunakan untuk pupuk tanaman.
Selain Pupuk organik padat, mereka juga mengenalkan Pupuk Organik Cair (POC) yang memiliki keunggulan dalam menyuburkan tanaman.
"Kami mengajak warga, khususnya ibu-ibu kader di Desa Cilongkrang untuk mengubah sisa sampah organik rumah tangga, pertanian dan peternakan menjadi pupuk padat," ujar Ketua KKN Desa Cilongkrang, Rahmat Ramadhan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan alternatif bagi petani di tengah mahalnya harga pupuk kimia dan sulitnya akses pupuk subsidi.
Program ini juga bertujuan untuk mengedukasi warga bahwa penggunaan pupuk organik sangat penting untuk menjaga kesuburan tanah jangka panjang yang mulai menurun akibat ketergantungan pada pupuk kimia. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat dari "buang dan bakar" menjadi "olah dan manfaatkan".
Melalui praktik langsung, warga kini memiliki keterampilan dasar dalam mengolah limbah organik secara mandiri sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pupuk pabrikan serta bisa menjadi sebuah ide jualan.
"Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cilongkrang dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik," tambah Rahmat.
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Desa Cilongkrang dan mendapatkan respon positif. Mereka sangat antusias dan tertarik untuk mengikuti program ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Desa Cilongkrang yang telah memberikan kami pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk padat dan cair," kata salah satu warga Desa Cilongkrang.
Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dalam pengolahan sampah organik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan pupuk organik.(EV).***

