Media Warga+62.My.Id - Gedung Juang Kota Tasikmalaya menjadi saksi pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Terpadu bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kecamatan Tawang, Senin, (30/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPD RI Alfiansyah BustomiAnggota DPD RI Alfiansyah Bustomi alias Komeng, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Heri Ahmadi, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H.Undang Syafrudin, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Hj Evi Silviani, dan tamu undangan lainnya.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sentra Terpadu Pangudi Luhur di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang selama ini telah menunjukkan komitmen nyata dan konsisten dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
"Keberadaan Sentra Terpadu Pangudi Luhur benar-benar menjadi mitra strategis dalam memperkuat penanganan kesejahteraan sosial, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan bantuan ATENSI bagi PPKS secara lebih dekat, terarah, dan menyentuh kebutuhan warga," ujar Diky Candranegara.
Penanganan PPKS di Kota Tasikmalaya selama ini berjalan melalui skema pembiayaan yang saling menguatkan, baik dari APBN maupun APBD Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan laporan capaian layanan Tahun 2025, jumlah PPKS yang telah ditangani melalui APBN sebanyak 217 orang, dan melalui APBD Kota Tasikmalaya sebanyak 690 orang.
Diky Candranegara menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi non-profit dalam penanganan kesejahteraan sosial.
"Pelayanan sosial yang kuat bukan hanya soal anggaran, tetapi juga soal ekosistem," tambah Diky Candranegara.
Kota Tasikmalaya memiliki Pekerja Sosial Profesional sebanyak 4 orang, dan diperkuat oleh jejaring PSKS yang menjadi tangan-tangan kepedulian di masyarakat, mulai dari LK3, UPTD PPA, TKSK, PSM, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia, lembaga kesejahteraan sosial disabilitas mental atau ODGJ, hingga organisasi masyarakat non-profit di bidang kesejahteraan sosial.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup PPKS di Kota Tasikmalaya dan memperkuat penanganan kesejahteraan sosial di daerah.(Vet) ***
